Garisdata.Com,Batam– Dalam rangka memperkuat barisan dan memperluas gerakan pembelaan untuk masyarakat, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komando HAM Kota Batam dengan semboyan “Hidupkan Aspirasi Masyarakat”secara resmi membuka pintu rekrutmen dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar DPD Komando HAM Kota Batam.
Ajakan terbuka ini ditujukan khusus kepada Pemuda-Pemudi, Tokoh Masyarakat, Insan Pers/Wartawan, Aktivis Sosial, dan Para Pakar Hukum yang memiliki semangat yang sama dalam memperjuangkan keadilan, kebenaran, dan perlindungan terhadap hak-hak Masyarakat.
“Kami menyadari, perjuangan membela HAM tidak bisa dilakukan sendiri. Semakin banyak tangan yang bergabung, semakin kuat suara kita untuk membela rakyat yang tertindas,” ujar Ketua DPD Komando HAM Kota Batam, Jeki Harius,saat menyampaikan pernyataan resminya di Sekretariat DPD Komando HAM Kota Batam, Selasa (29/07/2026).
Jeki Harius menjelaskan, Kota Batam sebagai kota industri, perdagangan, dan pintu gerbang internasional memiliki dinamika persoalan yang sangat kompleks. Mulai dari persoalan ketenagakerjaan, PHK sepihak, upah, pertanahan,dan persoalan hukum lainnya
“Persoalan ini tidak akan selesai jika hanya dikerjakan oleh segelintir orang. Kami butuh energi anak muda, butuh kebijaksanaan para tokoh, butuh pena wartawan untuk menyuarakan kebenaran, butuh semangat aktivis untuk mengkritisi, dan butuh ilmu para pakar hukum untuk mengawal di meja hukum,” tegas Jeki.
5 alasan utama mengajak 5 elemen tersebut bergabung:
1. Pemuda-Pemudi: Sebagai penerus bangsa dan agen perubahan. Kalian punya tenaga, ide, dan semangat untuk turun langsung ke lapangan.
2. Tokoh Masyarakat: Sebagai penjaga nilai dan penengah. Kehadiran tokoh sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan konflik secara damai dan berwibawa.
3.Wartawan/Jurnalis: Sebagai corong kebenaran. Pena dan kamera rekan-rekan media adalah senjata untuk membongkar ketidakadilan dan mengedukasi publik.
4. Aktivis: Sebagai penggerak dan pengawas. Kritik membangun dan aksi nyata dari para aktivis adalah vitamin bagi demokrasi.
5. Pakar Hukum: Sebagai benteng terakhir. Keahlian hukum sangat kami butuhkan untuk memberikan pendampingan dan memastikan setiap perjuangan berpijak pada koridor hukum.
Jeki menegaskan, bergabung dengan Komando HAM bukan hanya soal atribut, tapi soal gerakan nyata.
“Di sini kita akan bersama-sama melakukan: Pendidikan dan Pelatihan, Pendampingan Hukum bagi masyarakat , Aksi Sosial, Pengawasan Kebijakan Pemerintah, dan Menjadi Mitra Strategis Pemerintah jelasnya.
DPD Komando HAM Kota Batam berkoordinasi dengan Dewan Pengurus Pusat (DPP) juga berkomitmen akan memberikan pembekalan, sertifikat, dan struktur organisasi yang jelas bagi setiap anggota baru.
“Kami tidak melihat latar belakang, suku, agama, dan golongan. Selama anda punya hati untuk membela kebenaran, maka anda adalah keluarga kami,”kata Jeki dengan penuh semangat.
Pendaftaran dapat dilakukan dengan mendatangi langsung Sekretariat DPD Komando HAM Kota Batam
Mari kita keluar dan bergerak. Karena diamnya orang baik adalah kemenangan bagi orang jahat. Bergabunglah bersama kami, Komando HAM Kota Batam,” tutup Jeki Harius.




