Selasa, April 28, 2026
Form Iklan
BerandaBeritaDaerahPolres Pematangsiantar Cek TKP Temuan Mayat di Simpang Sidamanik
CSS Marquee Effect Example

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA

Form Iklan
Form Iklan

Polres Pematangsiantar Cek TKP Temuan Mayat di Simpang Sidamanik

Garisdata.com | Pematangsiantar – Personel gabungan Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Marihat bergerak cepat mengecek tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat seorang laki-laki di Jalan Parapat KM VII, Simpang Sidamanik, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 07.10 WIB.

Jasad pria tersebut diketahui berinisial BMD (44). Korban ditemukan tergeletak tepat di samping gerobak warung jus podding aneka minuman segar.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi berinisial RS bersama warga sekitar sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, saksi curiga melihat korban tergeletak di samping gerobak. Korban sempat terlihat menggerakkan kepalanya dan masih bernapas.

Melihat kondisi tersebut, saksi langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Simarimbun, Bripka Johannes Siregar, sembari mengirimkan rekaman video kondisi korban di lokasi.

Mendapat laporan tersebut, Bripka Johannes langsung meneruskan informasi ke piket Polsek Siantar Marihat.

Tidak berselang lama, Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra bersama Piket Pamapta dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pematangsiantar tiba di lokasi kejadian. Namun, saat petugas tiba, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia tanpa mengantongi identitas.

Titik terang identitas korban mulai terungkap setelah seorang warga setempat berinisial PZ mengenali korban. PZ menyatakan bahwa korban merupakan warga Bahbirong, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. PZ juga mengaku mengenal abang kandung korban yang berinisial AAD.

Kapolsek kemudian meminta PZ untuk segera menghubungi pihak keluarga korban. Setibanya di TKP, AAD membenarkan bahwa jasad tersebut adalah adik kandungnya. Ia juga menjelaskan bahwa korban sudah lama mengidap penyakit tuberkulosis (TBC) dan saat ini masih dalam tahap pengobatan.

Pihak keluarga menolak dilakukan proses autopsi terhadap jasad korban dan telah membuat surat pernyataan bermaterai. Keluarga mengaku ikhlas menerima kematian korban yang murni disebabkan oleh penyakit yang dideritanya. (SN)

Form Iklan Form Iklan
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Dukung Kami Di Google

Klik Disini

Example

PASANGKAN IKLAN ANDA

Hubungi Kami

spot_img

Most Popular

error: Content is protected !!