Mandailing Natal | Garisdata.com – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si. menerima audiensi Ikatan Keluarga Minang (IKM) Madina, HMI Cabang Madina, dan Mahasiswa Pecinta Alam STAIN Madina di Aula Tantya Sudhirajati Polres Madina, Kamis (13/8/2026).
Audiensi yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB tersebut menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan organisasi kemasyarakatan serta mahasiswa. Turut hadir dalam kegiatan itu Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, dan sejumlah personel Polres Madina.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat turut dibahas, khususnya terkait upaya pemberantasan peredaran narkoba dan judi online di wilayah Kabupaten Mandailing Natal.
Selain itu, Mahasiswa Pecinta Alam STAIN Madina menyampaikan rencana kegiatan pendakian dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Mereka juga meminta dukungan serta arahan dari Kapolres Madina agar kegiatan tersebut dapat berjalan aman dan tertib.
Sementara itu, HMI Cabang Madina menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Madina atas dukungan, saran, dan masukan yang diberikan dalam rangka mendukung terlaksananya pelantikan HMI Cabang Madina.
IKM Madina juga memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Polres Madina dalam menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja yang diduga akan dibawa menuju wilayah Sumatera Barat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam memerangi peredaran narkoba.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal dalam upaya pemberantasan narkoba. Peredaran narkoba saat ini sudah menyentuh berbagai kalangan, termasuk masyarakat menengah ke bawah,” ujar Kapolres.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Dibutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh unsur masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, tokoh masyarakat, insan pers, serta keluarga.
Kapolres juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
“Mari bersama-sama memerangi narkoba dan segera melaporkan apabila menemukan adanya peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Identitas pelapor akan kami rahasiakan,” tegasnya.
Kapolres menjelaskan, jajaran Polres Madina secara berkelanjutan melakukan penanganan terhadap keberadaan ladang ganja, khususnya di wilayah Kecamatan Panyabungan Timur.
Dalam pelaksanaannya, kepolisian juga menggandeng berbagai unsur, termasuk insan pers dan mahasiswa, sebagai bagian dari upaya bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkotika.
Judi Online Jadi Perhatian
Selain narkoba, persoalan judi online turut menjadi perhatian dalam audiensi tersebut.
Kapolres Madina menjelaskan bahwa aktivitas judi online dapat menimbulkan persoalan lanjutan, termasuk keterkaitannya dengan praktik pinjaman online yang berpotensi menjerat masyarakat dalam masalah ekonomi dan sosial.
Menurutnya, upaya memutus mata rantai tersebut harus dimulai dari kesadaran masing-masing individu.
Dalam melakukan pengecekan terhadap aktivitas judi online pada perangkat telepon seluler, kata Kapolres, aparat tetap harus berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) serta ketentuan hukum yang berlaku.
Peran Keluarga dan Lingkungan Diperkuat
Lebih lanjut, Kapolres mengajak masyarakat memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba maupun berbagai bentuk tindak kekerasan.
“Mari bersama-sama membentengi keluarga dan lingkungan sekitar agar aktif menjauhkan narkoba,” katanya.
Kapolres juga menyoroti persoalan kekerasan seksual yang masih menjadi perhatian di wilayah hukum Polres Madina. Ia menilai perlindungan terhadap keluarga, khususnya kelompok rentan, membutuhkan kepedulian dan pengawasan bersama.
“Tingginya kasus kekerasan seksual di wilayah hukum Polres Madina juga harus menjadi perhatian dan kewaspadaan kita bersama. Perlindungan terhadap keluarga dan lingkungan membutuhkan kepedulian seluruh pihak,” pungkasnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Polres Madina, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Mandailing Natal.
(HPM/TIM)
SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA




