Garisdata.com| Mandailing Natal – Ikatan Pemuda Mandailing (IPM) mendesak kepolisian agar mewanti-wanti masuknya bandar-bandar narkoba yang keluar dari Kota Padang Sidimpuan dan membuka pasar di Wilayah Mandailing Natal, hal itu diungkapkan Ketua IPM, Tan Gozali Nasution kepada awak media di Panyabungan, Senin (11/5/2026).
Menurut Tan Gozali Nasution, hal itu merupakan efek dari maraknya penangkapan yang dilakukan oleh Polres Padang Sidimpuan beberapa waktu belakangan ini dan aksi swiping yang dilakukan masyarakat lansung kerumah – rumah bandar narkoba.
“Kita tentu mengapresiasi setiap tindakan dalam pemberantasan peredaran narkoba ini, baik itu yang dilakukan oleh masyarakat maupun yang dilaksanakan oleh kepolisian”, ucap Tan Gozali.
Kemudian, Tan Gozali juga meminta Polres Mandailing Natal supaya bertindak tegas dan cepat melakukan penyelidikan dan penindakan untuk mewanti-wanti dan mencegah upaya bandar-bandar dari Kota Padang Sidimpuan tersebut memperluas jaringannya hingga ke wilayah Madina ini, Sebab, saat ini bandar-bandar tersebut belum merasa aman mengedarkan narkoba dimaksud di daerahnya.
“Sebagai garda dalam melindungi generasi muda. Ikatan Pemuda Mandailing memiliki tanggungjawab menolak penyakit masyarakat ini datang ke Madina dan beraktivitas di sini”, Tegas ketua IPM.
Disini lain, Tan Gozali juga mengaitkan kondisi ini dengan beberapa nama yang diduga jadi bandar narkoba di Kota Padang Sidimpuan, Berinisial B dan Bt. Dua nama tersebut punya rumah dan keluarga di Kabupaten Madina. Oleh karena di Sidimpuan saat ini sedang tidak aman mengedarkan Narkoba, Sehingga besar kemungkinan kedua bandar narkoba tersebut mengedarkan barang haram itu di wilayah Madina.
“Karena itu. Kami berharap kepada Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandi S.I.K M.Si, beserta seluruh jajaran Polres Madina agar lebih aktif memberantas peredaran narkoba ini. Tidak hanya terhadap dua nama itu saja, tetapi juga terhadap bandar-bandar yang ada khususnya di kecamatan dan desa yang kaya akan potensi alamnya,” Tegasnya.
Ditegaskan Tan Gozali Nasution, bahwa IPM Menolak Limbah Penyakit Masyarakat Padang Sidimpuan Pindah Ke Madina. (SN)



