BerandaBeritaDiduga Kepala PKBM AR-RAHMAN Korupsi Kan BOP Gelapkan PIP 
CSS Marquee Effect Example

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA

Form Iklan
Form Iklan

Diduga Kepala PKBM AR-RAHMAN Korupsi Kan BOP Gelapkan PIP 

PESAWARAN LAMPUNG – Diduga Oknum Kepala Yayasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) AR-RAHMAN yang berada di Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Telah melakukan penyalah gunaan jabatan dan wewenang terindikasi melakukan Penyelewengan BOP dan Bos Kinerja serta penggelapan PIP.

Hasil investigasi tim media dilapangan, Menemukan banyak kejanggalan dalam pengunaan anggaran, baik dana BOP atau PIP, Tim media melakukan kordinasi konfirmasi dari sumber ke sumber, dari instansi ke instansi , untuk mencari informasi kebenaran tentang penggunaan dana BOP dan penyaluran dana bantuan PIP serta bos kinerja tersebut , Akan tetapi dari hasil penelusuran time media dari berbagai sumber yang bisa dipercaya dan siap di pertanggung jawabkan, Semakin kuat mengarahkan ke penggunaan angaran diduga banyak yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi,

Ratusan juta besarnya dana BOP yang diterima oknum kepala PKBM AR-RAHMAN dalam pertahun, Namun tidak nampak yang Signifikan,

 

“Contoh besaran dana BOP pada tahun 2025 jumlah siswa penerima kesetaraan tingkat SMA

Paket B: 53 Siswa, Dengan dana bantuan BOP, 79.500.000

Paket C: 117 Siswa, Dengan dana bantuan BOP 210.600.000, Total dana bantuan BOP yang diterima sebesar Rp 290.100.000. belum tahun-tahun sebelumnya dan Berikutnya,

Diduga oknum kepala PKBM AR-RAHMAN telah melakukan berbagai modus operandi seperti

1. Siswa Fiktif:  Mencantumkan nama-nama siswa yang sebenarnya tidak ada atau tidak pernah mengikuti pembelajaran untuk mengklaim dana bantuan.

2. Tutor/Pengajar Fiktif:  Membuat data tenaga pendidik palsu agar anggaran honor dapat dicairkan.

3. Pemotongan Honor: Memotong paksa gaji asli para tutor yang benar-benar mengajar.

4. Pembelajaran Fiktif: Melaporkan adanya kegiatan belajar mengajar yang pada kenyataannya tidak pernah dilaksanakan.

5. Pemalsuan Nota dan Laporan: Menggunakan nota atau kwitansi palsu sebagai bukti pertanggungjawaban penggunaan dana.

6. Rekayasa Daftar Hadir: Melaporkan kegiatan beserta daftar hadir yang direkayasa, atau mencatatkan pengajar yang tidak pernah datang mengajar.

7. Manipulasi Data Siswa (Mark-up):  Menggelembungkan jumlah peserta didik dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) agar mendapatkan alokasi dana yang jauh lebih besar dari ketentuan yang seharusnya.

8.Mencairkan Bantuan PIP secara kolektif setelah dicairkan dananya tidak diberikan kepala siswa melainkan masuk kantong pribadi

Tak hanya itu, tahun 2026, selain mendapatkan BOP oknum kepala PKBM AR-RAHMAN, mendapatkan dana bantuan bos kinerja sebesar 45.000.0000. diduga kuat dana tersebut banyak digunakan untuk kepentingan pribadi. Untuk rincian jumlah siswa dan nama – nama siswa yang mendapatkan PIP sesuai prin Out Rekening Koran, akan dituangkan dalam pemberitaan berikutnya

Sementara Warga setempat mendesak BPK perwakilan provinsi Lampung dan Kejari serta Inspektorat kabupaten Pesawaran agar segera turun ke lapangan, memeriksa seluruh dokumen administrasi keuangan, serta memverifikasi kesesuaian realisasi dengan ketentuan perundang-undangan.

Masyarakat ingin kepastian bahwa uang rakyat yang dialokasikan untuk pendidikan kesetaraan di PKBM. AR-RAHMAN tidak disalahgunakan. Audit harus dilakukan secara objektif dan tuntas, sehingga jika ditemukan penyimpangan dapat segera ditindaklanjut,

Sampai berita ini diterbitkan oknum Kepala PKBM AR-RAHMAN tidak dapat dikonfirmasi , Azas praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi, Dugaan korupsi BOP dan Dugaan Penggelapan PIP masih atas dugaan yang masih diperlukan Audit dari aparat penegak hukum untuk memastikan atas kebenaran dugaan tersebut yang berawal dari narasumber hingga dipublikasikan,

Media ini membuka ruang bagi yang bersangkutan untuk memberikan hak jawab dan hak koreksi, sesuai dengan undang-undang Pers, Hak jawab dan hak koreksi akan di terbitkan dalam pemberitaan berikutnya sebagai perimbangan pemberitaan.

RED

Form Iklan Form Iklan
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Dukung Kami Di Google

Klik Disini

spot_img
spot_img
Example

PASANGKAN IKLAN ANDA

Hubungi Kami

spot_img

Most Popular