MANDAILING NATAL | Garisdata.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mandailing Natal menetapkan dan melantik Dewi Wahyuni Hasibuan sebagai Ketua Umum Korps HMI-Wati (KOHATI) HMI Cabang Mandailing Natal periode 2026–2027, Sabtu (24/10/2026).
Penetapan dan pelantikan tersebut berlangsung setelah melalui dinamika serta berbagai pertimbangan organisatoris. Keputusan ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dalam tubuh organisasi, sekaligus momentum untuk memperkuat arah gerakan KOHATI di Kabupaten Mandailing Natal.
Dinamika yang mengiringi proses penetapan kepemimpinan tersebut menunjukkan adanya perbedaan pandangan di internal organisasi. Namun, perbedaan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan berorganisasi selama tetap mengedepankan mekanisme, konstitusi, serta kepentingan bersama.
Dengan ditetapkannya Dewi Wahyuni Hasibuan sebagai Ketua Umum KOHATI periode 2026–2027, seluruh kader diharapkan dapat memperkuat konsolidasi, menjaga soliditas, dan membangun sinergi demi keberlangsungan organisasi.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjadikan KOHATI sebagai ruang pengembangan kapasitas intelektual, kepemimpinan, integritas, dan kepekaan sosial bagi kader perempuan. Selain itu, KOHATI diharapkan terus meningkatkan kualitas kaderisasi serta menghadirkan kontribusi nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat.
Sebagai bagian integral dari HMI, KOHATI memiliki peran strategis dalam membentuk kader perempuan yang memiliki kesadaran keislaman, keindonesiaan, serta komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Karena itu, kepengurusan periode 2026–2027 diharapkan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya kader dan penguatan peran perempuan dalam kehidupan sosial.
Melalui kepemimpinan Dewi Wahyuni Hasibuan, KOHATI HMI Cabang Mandailing Natal diharapkan mampu membangun kolaborasi dengan berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat, menghidupkan ruang-ruang intelektual, serta mendorong lahirnya kader perempuan yang kritis, berintegritas, dan responsif terhadap persoalan sosial.
Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk membawa KOHATI menjadi organisasi yang progresif, solid, dan konsisten dalam menjalankan misi perjuangannya.
Dengan berakhirnya proses penetapan kepemimpinan tersebut, seluruh elemen organisasi diharapkan dapat kembali merapatkan barisan, mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok, serta mengutamakan persatuan demi kemajuan KOHATI HMI Cabang Mandailing Natal periode 2026–2027.
(TIM/HL)




