BerandaBerita10 Ton Pupuk Urea Disalurkan Untuk Petani Desa Roburan Lombang 
CSS Marquee Effect Example

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA

Form Iklan
Form Iklan

10 Ton Pupuk Urea Disalurkan Untuk Petani Desa Roburan Lombang 

 

Garisdata.com (Madina) – Ratusan petani di Desa Roburan Lombang, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal, akhirnya bisa bernapas lega setelah pasokan 10 ton pupuk urea bersubsidi tiba dan langsung disalurkan untuk menyelamatkan tanaman mereka dari ancaman gagal panen.

Bantuan pupuk tersebut merupakan tindak lanjut dari musyawarah desa yang digelar pada Rabu (21/10/2026) kemarin, menyusul keluhan warga terkait kelangkaan pupuk yang meresahkan.

Penyaluran perdana kemudian dieksekusi pada Sabtu lalu dan dibagikan langsung kepada petani, mengingat jumlah stok yang terbatas membuat setiap warga hanya mendapat jatah maksimal 20 kilogram per orang untuk melayani lebih dari 500 petani lebih terdampak.

Penyaluran Pupuk

“Pupuk sebanyak 10 ton ini sudah turun sejak Sabtu kemarin sebagai bentuk follow-up dari musyawarah desa, dan hari ini langsung dibagikan kepada petani. Karena stoknya tidak mencukupi untuk seluruh petani yang jumlahnya lebih dari 500 orang lebih, maka masing-masing hanya mendapat jatah 20 kilogram,” ujar H. Parlindungan Minggu, (25/10/2026)

Pemilik Kios UD Reski, H.Parlindungan juga menyampaikan apresiasi kepada pihak distributor atas respons cepat mereka sehingga kebutuhan darurat para petani dapat segera terpenuhi.

Hal senada dirasakan Meilenni, salah seorang petani setempat yang mengaku senang lantaran pupuk yang dinanti-nantikan akhirnya bisa dibeli secara langsung.

“Saya dapat jatah membeli 20 kilogram urea. Senang rasanya pupuk kini sudah tersedia dan bisa dibeli untuk kebutuhan tanaman,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam proses penyaluran di lapangan, pihak UD Reski turut menggandeng kelompok tani setempat untuk membantu pendistribusian sekaligus memberikan tambahan penghasilan bagi warga sekitar.

Muhammad Sukri, salah seorang tenaga penyalur, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Kami dilibatkan membantu menyalurkan pupuk kepada masyarakat dan mendapat gaji harian, dengan ketentuan setiap warga memang hanya boleh menerima jatah sebanyak 20 kilogram saja,” pungkasnya.(Tim)

Form Iklan Form Iklan
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Dukung Kami Di Google

Klik Disini

spot_img
spot_img
Example

PASANGKAN IKLAN ANDA

Hubungi Kami

spot_img

Most Popular