BerandaBeritaTragedi di Bantaran Sungai Batang Gadis, Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor
CSS Marquee Effect Example

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA

Form Iklan
Form Iklan

Tragedi di Bantaran Sungai Batang Gadis, Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor

Mandailing Natal | Garisdata.com – Musibah longsor terjadi di bantaran Sungai Batang Gadis, Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (17/9/2026) sore. Tiga orang yang sedang melakukan aktivitas penambangan tertimbun material longsor tebing sungai.
Ketiga korban diketahui sedang menggunakan mesin robin/dompeng ketika tebing sungai tiba-tiba runtuh dan menimbun lokasi tempat mereka beraktivitas.
Kepala BPBD Mandailing Natal melaporkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Tiga korban dalam musibah itu masing-masing Idir (56) dan Rahmad (46), keduanya warga Desa Sipapaga, serta Samsul (47), warga Desa Aek Banir.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Nasran (50), para korban telah berada di lokasi sejak sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan aktivitas penambangan.
Sekitar pukul 15.45 WIB, Nasran sempat mendatangi lokasi untuk mencari madu lebah. Saat itu, ia mengingatkan para korban mengenai potensi bahaya beraktivitas di dekat tebing curam bantaran sungai.
Setelah meninggalkan lokasi, saksi kemudian mendengar suara gemuruh dari arah tebing sekitar pukul 16.20 WIB. Nasran yang kembali mengecek lokasi mendapati tebing telah longsor dan menimbun ketiga korban.
“Saksi kemudian meminta pertolongan kepada warga desa setelah mengetahui para korban tertimbun material longsor,” terang Mukhsin.
Mendapat laporan tersebut, proses pencarian dan evakuasi langsung dilakukan oleh tim gabungan. Tim terdiri dari BPBD Mandailing Natal bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), Basarnas, Camat Panyabungan, personel Polsek Panyabungan, Koramil Panyabungan, Pemerintah Desa Sipapaga, serta masyarakat setempat.
Upaya pencarian berlangsung hingga malam hari. Satu per satu korban akhirnya berhasil ditemukan.
Pukul 18.05 WIB, korban pertama, Samsul, berhasil ditemukan oleh tim penyelamat.
Kemudian pukul 19.10 WIB, korban kedua atas nama Idir ditemukan.
Selanjutnya, pukul 20.05 WIB, korban terakhir, Rahmad, berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.
Dalam musibah tersebut, tidak terdapat kerugian materi yang dilaporkan. Namun, peristiwa ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan aktivitas di sekitar bantaran sungai, khususnya kawasan yang memiliki tebing curam dan berpotensi mengalami longsor.
Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan kondisi cuaca maupun karakteristik tanah dan tebing di sekitar lokasi aktivitas demi mencegah terjadinya kembali musibah serupa.
(TIM)

Form Iklan Form Iklan
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Dukung Kami Di Google

Klik Disini

spot_img
spot_img
Example

PASANGKAN IKLAN ANDA

Hubungi Kami

spot_img

Most Popular