Mandailing Natal, Lingga Bayu | Garisdata.com – Puluhan unit alat berat berupa ekskavator dilaporkan bebas beroperasi siang dan malam di lokasi bekas lahan PT M3, kawasan Pulo Padang, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal. Aktivitas tersebut diduga berkaitan dengan kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Warga meminta Satgas PETI Mandailing Natal bersama jajaran Polres Mandailing Natal segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya aktivitas PETI.
Informasi tersebut disampaikan warga Kelurahan Tapus kepada wartawan pada Jumat (11/9/2026). Menurut warga, aktivitas alat berat di kawasan eks PT M3 tersebut telah berlangsung cukup lama dan diduga beroperasi baik pada siang maupun malam hari.
“Alat beratnya banyak beroperasi, sudah lama berjalan siang maupun malam di area eks PT M3, Pulo Padang,” ungkap warga melalui sambungan telepon.
Warga berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang, mengingat aktivitas pertambangan menggunakan alat berat perlu mendapat pengawasan dan pemeriksaan terkait legalitas serta dampaknya terhadap lingkungan.
Ketua Satgas PETI Madina, Kompol. Aris Fianto, saat dikonfirmasi menyambut baik informasi tersebut. Ia menyatakan akan segera menurunkan anggota untuk melakukan pengecekan ke lokasi.
Hal senada disampaikan Kapolres Madina, AKBP Bagus Priyandi, S.I.K., M.Si. Kapolres menyatakan akan menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan aktivitas PETI di kawasan tersebut.
Warga pun berharap pengecekan dapat segera dilakukan secara langsung di lapangan sehingga aktivitas yang diduga merupakan PETI tersebut dapat dipastikan status dan legalitasnya.
(Tim)




