Kamis, Mei 7, 2026
Form Iklan
BerandaBeritaJawa BaratKehadiran DPR RI Dan DPRD Majalengka Bawa Harapan Baru Bagi Guru Madrasah
CSS Marquee Effect Example

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA

Form Iklan
Form Iklan

Kehadiran DPR RI Dan DPRD Majalengka Bawa Harapan Baru Bagi Guru Madrasah

MAJALENGKA,GarisData.com – Anggota DPR RI Komisi XII,H.Ateng Sutisna, menghadiri pertemuan di Sekretariat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Majalengka guna menyerap aspirasi para guru madrasah, pada Rabu (06/05/2026) Kegiatan ini turut dihadiri oleh dua anggota DPRD Kabupaten Majalengka, yaitu (Hj.Dhora Darojatin,S.S.T.,M.Kes.), (Drs.H.Nono Suharno Ma’arif, M.Si.) Serta Ketua FKDT Kabupaten Majalengka (A.Mudhofir, S.Pd.I, M.AP)

Dalam kesempatan tersebut,H.Ateng menyampaikan keprihatinannya karena keberadaan guru madrasah kerap luput dari perhatian pemerintah. “Para pendidik di madrasah ini seolah tidak memiliki tempat yang jelas, tidak masuk dalam pengaturan BIKNAS, Kementerian Agama, maupun pemerintah daerah. Mereka mendidik anak-anak dengan penuh keikhlasan, namun posisi dan hak-hak yang seharusnya mereka terima belum mendapatkan kepastian,” ujarnya.

Ada sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh para guru madrasah dan menjadi sorotan utama dalam pertemuan ini, antara lain:

– Perlunya penyusunan Peraturan Daerah sebagai bentuk pengakuan resmi terhadap keberadaan guru madrasah serta eksistensi lembaga pendidikan tersebut di tengah masyarakat dan di mata pemerintah.
– Perubahan kurikulum pendidikan yang menimbulkan kebutuhan akan buku ajar baru,yang hingga saat ini masih sulit dipenuhi oleh pihak madrasah. H.Ateng berharap Kementerian Agama tidak hanya membuat kebijakan kurikulum, tetapi juga turut mendukung penyediaan kebutuhan bahan ajar tersebut.
– Masalah kesejahteraan,mengingat sebagian besar guru madrasah belum menerima penghasilan tetap atau gaji resmi. Ia menambahkan,meski bekerja dengan ikhlas,para pendidik tetap berhak mendapatkan dukungan,salah satunya melalui program pemberdayaan maupun tanggung jawab sosial perusahaan.
– Masih sering terjadi kasus kriminalisasi terhadap guru.Terkait hal ini,H.Ateng menegaskan bahwa lembaga DPR RI tidak akan membiarkan tindakan tersebut,dan mempersilakan pihak yang mengalami permasalahan serupa untuk melaporkannya langsung kepadanya.

Selain mendengarkan keluhan dan harapan para pendidik,H.Ateng juga menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi kerja sama dan penyamaan pandangan antara pemerintah daerah,Kementerian Agama, serta pihak swasta terkait pelaksanaan program tanggung jawab sosial,agar para guru madrasah mendapatkan dukungan yang layak.

“Keinginan mereka sesungguhnya sederhana: adanya pengakuan atas peran mereka, dukungan untuk kelancaran operasional pendidikan, serta perlindungan hukum.Hal-hal inilah yang akan kami perjuangkan bersama-sama,”pungkasnya.

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya DPR RI untuk memastikan bahwa guru madrasah sebagai garda terdepan pendidikan Islam di Majalengka mendapatkan perhatian dan perlakuan yang layak.

Sementara itu,Drs.H.Nono Suharno Ma’arif, M.Si.Selaku anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran H.Ateng Sutisna bersama seluruh elemen yang tergabung dalam FKDT. Menurutnya,kehadiran wakil rakyat dari tingkat pusat ini menjadi semangat baru bagi pengelola lembaga pendidikan keagamaan maupun dirinya sendiri.

“Saya berkomitmen untuk terus mengawal setiap aspirasi yang disampaikan,khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan guru madrasah serta perbaikan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan, melalui keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah,”tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya di Komisi IV terus berupaya menyempurnakan landasan hukum melalui penyusunan peraturan daerah maupun peraturan bupati,yang nantinya akan menjadi payung hukum bagi peningkatan kesejahteraan pendidik di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).

“Bagi saya,memuliakan guru madrasah adalah langkah nyata untuk memperkuat pondasi bangsa.Kemajuan suatu negeri kerap dinilai dari megahnya bangunan fisik yang dibangun,namun sesungguhnya pondasi utama terletak pada kualitas karakter generasi mudanya.Dan MDTA menjadi wadah utama dalam pembentukan karakter tersebut,”Tutupnya.

Form Iklan Form Iklan
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Dukung Kami Di Google

Klik Disini

Example

PASANGKAN IKLAN ANDA

Hubungi Kami

spot_img
spot_img

Most Popular

error: Content is protected !!