Batam, kepulauan Riau, garisdata.com – Suasana duka menyelimuti warga Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau. Peristiwa nahas terjadi pada Senin (11/5/2026), di mana dua orang anak warga setempat meninggal dunia setelah mengalami peristiwa tenggelam di waduk kawasan perumahan tersebut, sementara satu orang lainnya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.

Mendengar kabar adanya insiden di lokasi, warga sekitar dengan sigap turun langsung ke tempat kejadian untuk membantu proses evakuasi korban. Upaya pertolongan juga segera dilakukan oleh aparat kepolisian dari Kepolisian Sektor Sei Beduk guna menanggulangi situasi dan mengamankan lokasi agar tidak menimbulkan korban lebih banyak.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lapangan, kedua korban yang ditemukan meninggal dunia telah teridentifikasi beserta latar belakang keluarganya, yaitu:
1. Hamdani
Merupakan anak kandung dari pasangan Bapak Raja Husin dan Ibu Umiati. Keluarga korban beralamat di Perumahan Oleana Park Blok C2 Nomor 12A.
2. Aska
Merupakan anak kandung dari pasangan Bapak Mohd Nizam dan Ibu Susanti. Keluarga korban berdomisili di Perumahan Oleana Park Blok D7 Nomor 09.
Menanggapi peristiwa tragis yang sangat meresahkan warga ini, Wakil Ketua DPD Komando HAM Kota Batam, Bapak Rika Hendra Putra, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban sekaligus menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat dan pihak terkait.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dua anak korban tenggelam ini, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Kami mengajak seluruh orang tua untuk senantiasa mengawasi dan memantau pergerakan anak-anak mereka, terutama saat berada di sekitar perairan terbuka atau waduk yang tidak memiliki pagar pengaman,” ujar Rika Hendra Putra dalam keterangannya.
Lebih lanjut, pihaknya juga mendesak pihak pengembang Perumahan Oleana Park untuk segera mengambil langkah nyata demi keselamatan warga.
“Kami mendesak pihak pengembang untuk segera menutup akses atau memasang pagar pengaman yang kokoh di sepanjang pinggiran waduk ini. Hal ini harus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan merenggut nyawa anak-anak lain di masa mendatang. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib masih mendalami kronologi pasti serta penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Kami akan terus memantau dan menyampaikan perkembangan informasi selanjutnya kepada publik.( Hendra)



