BerandaBeritaDiduga Kepala PKBM Arifah Korupsi Dan BOP Ratusan Juta 
CSS Marquee Effect Example

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA

Form Iklan
Form Iklan

Diduga Kepala PKBM Arifah Korupsi Dan BOP Ratusan Juta 

Pesawaran Lampung – Fakta yang sangat mengejutkan hingga kini menjadi sorotan dikalangan masyarakat dan Publik, Disalah satu pendidikan non-formal yayasan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang ada di kabupaten Pesawaran tercium aroma korupsi,

Kini sorotan tajam dan aroma korupsi tersebut diduga dari sebuah lembaga pendidikan non-formal yayasan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Arifah lembaga pendidikan non-formal yang berlokasi di Jl. Branti Raya RT 12 RW 4, Desa Karangrejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Yang dipimpin oleh kepala sekolah yang akrap disapa Welas Utomo, PKBM yang menyediakan program pendidikan kesetaraan (Paket A, Paket B, dan Paket C).

Namun sangat disayangkan, Diduga kuat oknum kepala lembaga pendidikan non-formal yayasan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Arifah telah melakukan penyalah gunaan jawaban dan wewenang terindikasi melakukan penyimpangan dan penyelewengan, bahkan banyak ditemukan berbagai modus dalam pengelolaan dana anggaran BOP.

Hasil investigasi media dan time dilapangan, lembaga pendidikan non-formal yayasan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Arifah pada tahun 2025 terdapat jumlah siswa di atas dua ratus siswa keseluruhan, Seperti

Siswa Paket A: Terdapat 144 Siswa Dengan bantuan dana BOP sebesar Rp.187.200.000

Siswa Paket B: Terdapat 33 Siswa, Dengan bantuan BOP sebesar Rp. 49.500.000

Siswa Paket C: Terdapat 54 Siswa, Dengan bantuan dana BOP sebesar Rp 97.200.000

Dengan total dana BOP yang diterima sekolah sebesar Rp. 333.900.000 ( Tiga ratus tiga puluh tiga juta sembilan ratus ribu rupiah) Belom tahun sebelumnya dan berikutnya.

Menurut keterangan Warga setempat, yang meminta agar namanya tidak disebutkan mengatakan.

“Masa iya bang, Siswa paket A,B,C di PKBM Arifah tahun 2025 lebih dari 200 siswa, AH yang benar aja bang, itu kalau dikumpulkan semua ya logika saya gak muat lah Gedung sekolh itu bang, udah deh bang mereke itu udah modus, Saya lho asli warga sini, orang saya jarang melihat adanya kegiatan belajar mengajar di PKBM Arifah ini bang,”tuturnya

Udahlah bang modus mereka kalau ditanya pasti dijawab saat ini adalah penguatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai respons terhadap kebutuhan warga belajar, PJJ bukan sekadar solusi teknis, tetapi strategi adaptif untuk memastikan hak pendidikan tetap hadir tanpa batasan geografis dan ekonomi, pasti itu.”lanjutnya

Siswa dari mana bang sebanyak itu, ini sudah jelas-jelas diduga pengelembungan siswa, Saya lho warga sini, saya siap pertanggung jawabkan atas apa keterangan yang saya berikan ini, Selama tahun 2025 saya tidak pernah meliat adanya siswa yang berkumpul sebanyak 100 atau 200 yang mengikuti kegiatan belajar mengajar di PKBM Arifah ini, Di PKBM ini lho, Kalau memang mereka belar Daring gak tau juga, tapi minimal Ujiankan harus hadir. Kenyataan nya paling beberapa siswa aja yang hadir.” Tutup nya.

Diduga kuat dana BOP tahun 2025 sebesar 333.900.000 ( Tiga ratus tiga puluh tiga juta sembilan ratus ribu rupiah) banyak dipergunakan oleh oknum kepala PKBM untuk kepentingan pribadi,

“Tak hanya itu tahun 2026 lembaga pendidikan non-formal yayasan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Arifah mendapatkan bantuan dana bos Afirmasi sebesar 45.000.000.(empat puluh lima juta rupiah) Itupun diduga masuk kantong pribadi

Pasalnya ” menurut keterangan dari salah satu kepala PKBM yang ada di kabupaten Pesawaran mengatakan

“Setau saya mas, tahun 2026 ini Kepala PKBM Arifah, Belom pernah melakukan kegiatan apa-apa yang berkaitan dengan dana bos Afirmasi yang saya tau, entah mereka melakukan kegiatan secara diam-diam dan mandiri.” Ujarnya

Diminta kepada BPK perwakilan provinsi Lampung, dan Inspektorat kabupaten Pesawaran agar bisa melakukan penyelidikan mendalam terkait adanya dugaan penyalah gunaan anggaran dan memastikan pengelolaan dana pendidikan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi peningkatan mutu layanan pendidikan non-formal dipusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Arifah

Jika dalam penyelidikan ditemukan indikasi yang merugikan negara harap bisa dilakukan Audit menyeluruh terkait pengunaan anggaran yang sudah di salurkan pemerintah di PKBM Arifah yang berada di Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Ketua DPP KP-KUM-HAM juga akan ikut serta untuk melaporkan hal tersebut kepada Kejari

Oknum kepala PKBM Arifah sangat sukar untuk ditemui, hingga berita ini diterbitkan tidak dapat Dikonfirmasi, Berita ini akan diterbitkan secara bergulir sampai APH menuntaskan kasus ini sampai tuntas. Bersambung

Form Iklan Form Iklan
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Dukung Kami Di Google

Klik Disini

spot_img
spot_img
Example

PASANGKAN IKLAN ANDA

Hubungi Kami

spot_img

Most Popular