Batam, garisdata.com – Tindak lanjut atas peristiwa kecelakaan tunggal yang menimpa seorang warga Perumahan Garuda Yaksa, Kampung Bagan, mendapatkan respons positif dan cepat. Berkat komunikasi yang baik dan konstruktif yang dijalin oleh Wakil Ketua DPD Komando HAM Kota Batam, Bapak Rika Hendra Putra, dengan pihak manajemen PT. SERE, perusahaan terkait langsung merespons keluhan dan turun ke lapangan untuk meninjau serta menemui korban di kediamannya, Jum’at, 22/05-2026.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi pada pukul 23.20 WIB, saat Ibu MT terjatuh dikarenakan kondisi jalan di ruas Pancur Bagan yang licin dan tertutup sisa tanah berserakan, dampak dari aktivitas pengangkutan material proyek yang beroperasi hingga malam hari. Kejadian ini sempat menyuarakan kekhawatiran warga akan keselamatan berlalu lintas, serta harapan agar pihak perusahaan mau hadir dan bertanggung jawab atas dampak kegiatan operasionalnya.
Menyikapi hal tersebut, Bapak Rika Hendra Putra selaku Wakil Ketua DPD Komando HAM segera menjalin komunikasi secara persuasif dan mengedepankan musyawarah dengan pihak pengurus PT. SERE. Dalam pembicaraan tersebut, disampaikan fakta kejadian, keluhan masyarakat, serta pentingnya peran perusahaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar lokasi kerja. Komunikasi berjalan dengan sangat baik, penuh kekeluargaan, dan disambut terbuka oleh pihak perusahaan.
Hasilnya sangat menggembirakan. PT. SERE menunjukkan sikap tanggung jawab yang tinggi dan kepedulian yang baik. Tak berlama-lama, pihak manajemen bersama tim teknis langsung bergerak turun ke lokasi kejadian dan menuju kediaman korban di kawasan Kapling Garuda Yaksa, Kampung Bagan. Kehadiran pihak perusahaan ini dilakukan untuk menyampaikan rasa prihatin, meninjau langsung kondisi di lapangan, serta bersilaturahmi menemui Ibu MT dan keluarga.
Bapak Rika Hendra Putra mengapresiasi langkah cepat dan sikap terbuka yang ditunjukkan oleh PT. SERE. Menurutnya, penyelesaian masalah dengan komunikasi yang baik dan saling memahami adalah cara terbaik menjembatani kepentingan perusahaan dan hak masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi respons cepat dan sikap dewasa dari PT. SERE. Segera setelah kami sampaikan informasi dan masukan, pihak perusahaan langsung merespons positif dan datang ke rumah warga. Ini bukti bahwa perusahaan memiliki kepedulian tinggi dan rasa tanggung jawab nyata terhadap keselamatan serta kenyamanan masyarakat sekitar,” ungkap Bapak Rika Hendra Putra usai mendampingi pertemuan tersebut.
Pihak PT. SERE dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung atas ketidaknyamanan dan musibah yang terjadi. Manajemen menyatakan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan pengangkutan material, guna memastikan kebersihan jalan raya, keamanan lalu lintas, serta mencegah hal serupa terulang kembali di masa mendatang.
Kehadiran dan sikap tanggap ini tentu membawa rasa lega bagi korban, keluarga, maupun warga sekitar. Masalah yang sempat dikhawatirkan menjadi polemik, kini dapat diselesaikan dengan cara yang santun, berkeadilan, dan mengutamakan kepentingan bersama.
Melalui peristiwa ini, DPD Komando HAM Kota Batam menegaskan kembali perannya sebagai mitra masyarakat dan penghubung yang baik dengan para pelaku usaha. Organisasi ini senantiasa berupaya menjembatani aspirasi warga dengan pendekatan yang konstruktif, agar setiap permasalahan dapat dicarikan jalan keluar terbaik, mengedepankan musyawarah, serta menjaga keharmonisan antara lingkungan usaha dan lingkungan sosial masyarakat.
Kini, warga Kampung Bagan dan sekitarnya dapat berharap kondisi jalan dan keamanan akan jauh lebih terjaga, berkat kerja sama yang baik antara masyarakat, elemen organisasi kemasyarakatan, dan perusahaan.(Hendra)



