Sabtu, Mei 2, 2026
Form Iklan
BerandaArtikelMENGERIKAN! DIDUGA LIMBAH B3 DIBUANG SEMBARANGAN KE DRAINASE, AWAK MEDIA DITEROR OKNUM...
CSS Marquee Effect Example

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA

Form Iklan
Form Iklan

MENGERIKAN! DIDUGA LIMBAH B3 DIBUANG SEMBARANGAN KE DRAINASE, AWAK MEDIA DITEROR OKNUM SECURITY DI KABIL

Batam, kepulauan Riau, garisdata.com – Aksi dugaan pembuangan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) ke saluran drainase publik kembali mencuat dan memicu kemarahan publik. Insiden ini terungkap di kawasan industri Kabil, sekitar area PT Ecogreen, Jumat (1/5/2026).

Yang lebih memiriskan, saat awak media turun ke lapangan melakukan verifikasi informasi dan pengambilan data, justru mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan hingga ancaman dari oknum petugas keamanan (security) yang bertugas di lokasi tersebut.

Kronologi dan Temuan Lapangan

Informasi ini bermula dari laporan seorang mantan karyawan yang memilih menyembunyikan identitasnya demi keamanan. Ia mengungkapkan pola pembuangan yang diduga dilakukan secara sengaja saat cuaca hujan untuk menyamarkan jejak pencemaran

“Kalau hujan, coba datang ke sana bang. Air di saluran itu biasanya berbusa dan warnanya aneh. Itu diduga limbah sisa produksi yang dibuang langsung ke got,” ungkap sumber tersebut dengan nada khawatir.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim liputan langsung menuju titik lokasi dan menemukan fakta yang cukup mengejutkan. Air di saluran drainase terlihat berbusa, berwarna keruh, dan memiliki tekstur yang tidak wajar, sangat mencurigakan sebagai limbah industri.

Awak media kemudian melakukan dokumentasi visual dan mengambil sampel air menggunakan wadah khusus sebagai bukti awal sebelum dilakukan uji laboratorium.

Oknum Security Emosi dan Coba Halangi
Situasi berubah menjadi tegang saat tim berusaha melakukan konfirmasi di pos penjagaan. Seorang oknum security yang dikenal bernama Agus tampak emosi dan bersikap arogan. Ia membentak awak media dan mempertanyakan hak peliputan.

“Atas dasar apa kamu ambil foto dan sampel di sini? Siapa yang suruh?!” teriak oknum tersebut dengan nada tinggi dan wajah memerah.

Meski telah dijelaskan bahwa kegiatan tersebut adalah bagian dari tugas jurnalistik dan pengawasan publik terhadap lingkungan, oknum tersebut tetap bersikeras menuntut surat perintah resmi dan berusaha melarang pengambilan sampel. Ia bahkan menyebut bahwa perusahaan sudah memiliki izin AMDAL, namun hal itu tidak lantas membenarkan pembuangan limbah ke saluran terbuka.

Tekanan Hukum Membuat Sikap Berubah
Melihat situasi yang memanas dan potensi konflik fisik, awak media kemudian menghubungi pihak berwenang, termasuk Reskrimsus Polda Kepri dan anggota DPRD Komisi III yang membidangi hukum.

Tak lama setelah adanya komunikasi dengan pihak atasan dan aparat, sikap oknum security tersebut berubah drastis. Dari yang sempat galak dan membentak, ia tiba-tiba menjadi sopan dan bahkan mempersilakan tim untuk melanjutkan pengambilan sampel. Ironisnya, di akhir pertemuan, oknum tersebut justru meminta untuk difoto bersama seolah tidak terjadi apa-apa.

Tuntutan Tindakan Tegas
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Ecogreen hingga saat ini masih bungkam dan belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pencemaran tersebut.

masyarakat meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam untuk segera turun tangan. Sampel air harus segera diuji di laboratorium untuk memastikan kandungan zat kimia di dalamnya.

“Jika terbukti limbah B3 dibuang ke drainase umum, ini adalah kejahatan lingkungan yang sangat serius. Selain merusak ekosistem, ini membahayakan kesehatan warga sekitar. Jangan biarkan oknum-oknum penegak atasan di lapangan berlagak seperti preman untuk menutupi kebusukan,” tegas salah satu pengamat lingkungan.

Masyarakat berharap kasus ini tidak berhenti sampai di sini dan pelaku, baik dari pihak perusahaan maupun oknum yang menghalangi tugas pers, dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.(Hendra)

 

 

 

Form Iklan Form Iklan
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Dukung Kami Di Google

Klik Disini

Example

PASANGKAN IKLAN ANDA

Hubungi Kami

spot_img

Most Popular

error: Content is protected !!