BerandaBeritaAkun TikTok "Makmun Serbaguna" Hina Insan Pers, Ketua GWI Tulang Bawang Angkat...
CSS Marquee Effect Example

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA

Form Iklan
Form Iklan

Akun TikTok “Makmun Serbaguna” Hina Insan Pers, Ketua GWI Tulang Bawang Angkat Bicara

TULANG BAWANG, 6 September 2026 — Dunia maya di wilayah Tulang Bawang dan sekitarnya tengah dihebohkan oleh ulah akun TikTok bernama Makmun Serbaguna. Akun tersebut secara terang-terangan melontarkan ujaran kebencian dan kata-kata hinaan yang sangat kasar terhadap profesi insan pers, sehingga memicu kemarahan luas dari para jurnalis.

Dalam video yang diunggahnya, akun tersebut secara lantang mencaci maki profesi wartawan, bahkan melontarkan kata-kata sangat tidak pantas, yakni menyebut wartawan sebagai “kentut tai”. Ungkapan kasar itu sengaja diucapkan dan dipublikasikan di media sosial dengan tujuan agar diketahui khalayak ramai — seolah-olah akun tersebut bangga telah menghina profesi yang berfungsi sebagai pilar keempat demokrasi itu.

Perbuatan ini tentu saja membuat para insan pers merasa sangat tersinggung dan kecewa. Saking kasarnya hinaan yang dilontarkan, perasaan para jurnalis digambarkan bak “direbus tanpa api” — mendidih karena amarah, namun juga terpukul melihat profesi yang dijalani dengan penuh tanggung jawab dan risiko diperlakukan demikian.

Menyikapi beredarnya video akun TikTok Makmun Serbaguna yang telah mencemari nama baik profesi pers, Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Tulang Bawang angkat bicara. Beliau menegaskan bahwa perbuatan tersebut merupakan tindakan yang tidak terpuji, melanggar etika, serta sangat merugikan kehormatan profesi jurnalis yang selama ini bekerja menjaga informasi publik dan mengawal kepentingan masyarakat. Ketua GWI Tulang Bawang juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga etika berkomunikasi di dunia maya, tidak menyebarkan ujaran kebencian, dan menghormati setiap profesi yang ada.

Hingga saat ini, video tersebut telah menyebar luas dan menjadi pembicaraan hangat di berbagai platform media sosial. Para jurnalis berharap pihak berwenang maupun pengelola platform dapat menindaklanjuti perbuatan yang melanggar etika serta berpotensi melanggar hukum ini, demi menjaga kehormatan profesi insan pers sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku penyebar ujaran kebencian.

Ketua GWI Tulang Bawang meminta aparat penegak hukum menerapkan prinsip equality before the law atau persamaan di hadapan hukum secara konsisten. Setiap hinaan yang dilontarkan kepada Insan Pers ini jelas sangat merusak Marwah insan Pers, Maka diharapkan bisa ditindaklanjuti diproses secara objektif, profesional, transparan, akuntabel, dan tanpa tebang pilih agar kepercayaan Para Insan Pers terhadap penegakan hukum tetap terjaga. Tutupnya

Red

.

Form Iklan Form Iklan
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Dukung Kami Di Google

Klik Disini

spot_img
spot_img
Example

PASANGKAN IKLAN ANDA

Hubungi Kami

spot_img

Most Popular