MAJALENGKA,Garisdata.com – Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Majalengka sukses menggelar workshop yang berfokus pada implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pemanfaatan konten digital untuk meningkatkan kualitas guru dan madrasah. Acara ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan Kementerian Agama.
Ketua PD PGM Indonesia Kabupaten Majalengka, H. Didi Rusmidi, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian dan dukungan terhadap organisasi profesi guru di bawah naungan Kementerian Agama. Beliau juga menyoroti peran aktif PGM Indonesia Kabupaten Majalengka dalam memperjuangkan nasib guru honorer madrasah swasta melalui berbagai upaya, termasuk audiensi dengan DPRD, DPR RI, Kemenag RI, PAN RB, aksi damai, dan doa bersama.
“Kami berupaya maksimal untuk memperjuangkan nasib guru honorer madrasah swasta. Kami berharap upaya ini dapat membawa perubahan positif bagi kesejahteraan mereka,” ujar H. Didi Rusmidi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka turut memberikan sambutan dan membuka acara workshop. Beliau menyampaikan apresiasi atas dukungan PGM Indonesia Kabupaten Majalengka terhadap program-program Kementerian Agama.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan PGM Indonesia Kabupaten Majalengka. Dengan dukungan ini, kami yakin dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Majalengka,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama.
Kegiatan workshop diisi dengan pemaparan materi tentang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) oleh Kasubag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Bapak Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag. Selain itu, Ibu Karti Helianasari, S.Pd.AUD., Pengurus PD PGM Indonesia Kabupaten Majalengka, memberikan materi tentang konten kreator untuk membangun guru yang kreatif dan inovatif.

Workshop ini diharapkan dapat mendukung program Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mensosialisasikan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dan konten digital, sehingga dapat meningkatkan kualitas guru dan mempromosikan madrasah agar lebih unggul.***







