MAJALENGKA,GarisData.com – Bupati Majalengka, Eman Suherman, bersama Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, secara resmi membuka wajah baru Gua Jepang yang berlokasi di lingkungan Makodim 0617/Majalengka, Jumat (6/2/2026). Peresmian ini merupakan langkah nyata dalam program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati untuk menghidupkan destinasi wisata berbasis sejarah di pusat kota.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekda Majalengka Aeron Randi, Ketua TP PKK Iim Maemunah Suherman, Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Ny. Adhita Fahmi Guruh Rahayu, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.
Bupati Eman Suherman mengungkapkan bahwa situs yang dibangun sekitar tahun 1942 ini memiliki potensi besar sebagai pusat edukasi. “Awalnya kami melihat potensi luar biasa saat area ini dibersihkan. Gua Jepang ini adalah saksi bisu pertahanan masa sebelum kemerdekaan yang kini kami hadirkan kembali untuk masyarakat,” jelasnya.
Menariknya, renovasi situs bersejarah ini tidak menyentuh dana APBD sama sekali, melainkan hasil kolaborasi antara Kodim 0617/Majalengka dan dukungan dana CSR pihak swasta. Ke depan, pemerintah berencana mengusulkan situs ini sebagai cagar budaya resmi.

Senada dengan Bupati, Dandim Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu menegaskan bahwa fokus utama pengelolaan Gua Jepang bukan pada profit, melainkan pada pembangunan karakter bangsa. “Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, bisa menanamkan nilai patriotisme dan nasionalisme melalui bukti sejarah ini,” tegas Fahmi.
Gua Jepang yang dulunya berfungsi sebagai bunker pertahanan, pos pengamatan, hingga markas komando, kini telah bersolek menjadi ruang publik yang edukatif. Kehadirannya diharapkan menjadi magnet baru bagi warga yang ingin belajar sejarah sembari menikmati suasana di jantung Kota Majalengka.




