MAJALENGKA, GarisData.com – Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhammad Ramdhan, menyampaikan harapan besar kepada generasi muda, khususnya kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri PMII), agar berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan dan dialog bersama elemen kepemudaan serta aparatur sipil negara. Ia menegaskan bahwa kemajuan Majalengka tidak bisa hanya dibangun oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Intinya saya menaruh harapan besar kepada teman-teman PMII dan Kopri PMII. Saya ingin mereka menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan bisa membanggakan Majalengka,” ujar Dena.
Menurutnya, visi pembangunan daerah bertajuk Majalengka Langkungsae hanya dapat terwujud melalui kerja bersama. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari berbagai unsur, mulai dari kalangan akademisi, komunitas, dunia usaha, media, hingga masyarakat sipil.
Ia menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif berbasis konsep pentahelix dalam pembangunan daerah. “Saya ingin pentahelix di Majalengka ini benar-benar bisa berkolaborasi, bersatu padu untuk mewujudkan Majalengka Langkungsae, menuju Majalengka yang lebih aman, sejahtera, dan kondusif,” jelasnya.
Dena juga memaparkan target pembangunan jangka menengah daerah. Tahun 2028 diharapkan Majalengka sudah berada pada fase langkungsae, sementara pada 2029 ditargetkan mencapai kondisi yang lebih maju lagi. “Tahun 2029 itu sudah bukan sekadar langkungsae, tapi langkungsae pisan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati mendorong kader PMII dan anggota Kopri PMII untuk menjadi garda terdepan dalam mendorong kemajuan daerah, baik melalui prestasi, inovasi, maupun kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Jadilah anak-anak yang berprestasi, jadilah anak-anak yang cerdas, dan tentu yang paling penting bisa bermanfaat bagi masyarakat. Bantu kami pemerintah untuk menjalankan semua program pembangunan ini,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap sinergi antara pemerintah, generasi muda, dan seluruh elemen masyarakat dapat mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.***






