MAJALENGKA, GarisData.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Sugiri Sukani berlokasi di Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, resmi diluncurkan dan mulai beroperasi pada hari ini (19/01/2026). Kegiatan peluncuran ini menjadi bagian penting dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta bentuk kolaborasi sinergis antara TNI AU, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat.

Acara peluncuran dihadiri oleh di antara lain Wakil Bupati Majalengka Dena Muhammad Ramdhan, Komandan Lanud Sugiri Sukani, perwakilan perusahaan swasta, tokoh masyarakat lokal yaitu Kuwu Gandawesi, Kuwu Buntu, Kuwu Beusi, unsur Polsek dan Koramil, serta kepala sekolah yang menjadi penerima manfaat program MBG dari SPPG tersebut.

Dalam sambutannya, Komandan Lanud Sugiri Sukani menyatakan bahwa keberadaan SPPG di kawasan milik TNI AU merupakan kontribusi konkret dari TNI Angkatan Udara dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dampak yang diberikan tidak hanya terbatas pada pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi daerah.

“Dengan beroperasinya SPPG di area Lanud ini, kami berkomitmen untuk berkontribusi aktif bagi masyarakat sekitar. Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, namun juga menjadi sarana penyerapan tenaga kerja serta wadah bagi relawan dari desa-desa sekitar, sekaligus memberikan kesempatan bagi UMKM lokal untuk berkembang,” jelasnya.

Menurutnya, sekitar 80 persen relawan yang terlibat dalam kegiatan operasional SPPG berasal dari kalangan masyarakat sekitar. Selain itu, berbagai kebutuhan pendukung operasional juga menggunakan produk atau jasa dari pelaku usaha lokal, sehingga diharapkan dapat memberikan dorongan bagi roda perekonomian di Kecamatan Ligung dan wilayah sekitarnya.

“Kami berharap keberadaan SPPG Lanud Sugiri Sukani ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan merata bagi seluruh warga masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhammad Ramdhan menyampaikan apresiasi serta rasa bangga atas peluncuran SPPG tersebut. Ia menilai bahwa program MBG merupakan program strategis dari pemerintah pusat yang memberikan dampak positif signifikan hingga ke tingkat daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Majalengka, kami mengucapkan terima kasih dan merasa sangat terbantu dengan peluncuran SPPG ini. Program ini merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo yang tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan dan gizi anak-anak, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi serta penurunan angka kemiskinan melalui perputaran ekonomi yang melibatkan UMKM lokal,” ujar Dena.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini di Kabupaten Majalengka telah dibangun sebanyak 197 titik SPPG, dengan jumlah 105 di antaranya sudah beroperasi secara penuh. Sisanya masih dalam tahap pembangunan, survei lokasi, atau proses penyelesaian kelengkapan izin operasional.

“Proses pembangunan dapur SPPG biasanya membutuhkan waktu antara dua hingga tiga bulan. Ke depan, pemerintah daerah akan terus memperketat standar operasional kerja agar kualitas makanan bergizi tetap terjaga dengan baik dan pengawasan dapat dilakukan secara efektif,” katanya.

Menurut Wabup, pembatasan jumlah penerima manfaat di setiap SPPG dilakukan dengan tujuan agar pengawasan dapat berjalan lebih optimal serta meminimalisir risiko yang tidak diinginkan, termasuk menjaga mutu dan keamanan pangan yang disajikan.

Peluncuran dan beroperasinya SPPG Lanud Sugiri Sukani diharapkan dapat memperluas jangkauan cakupan Program MBG di Kabupaten Majalengka, sekaligus memperkuat kerja sama antara berbagai pihak terkait dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.***

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini