MAJALENGKA,GarisData.com – 28 Januari 2026 Kondisi Terminal Cipaku Kadipaten yang saat ini terbengkalai menjadi sorotan publik setelah Ketua Komisi III DPRD Majalengka H. Iing Misbahudin memberikan pernyataan tegas terkait infrastruktur yang telah menguras anggaran besar tersebut.
Dalam pernyataannya, H. Iing Misbahudin menyatakan bahwa setiap rupiah dari APBD maupun APBN yang digunakan untuk pembangunan terminal adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan manfaatnya secara nyata. “Sangat disayangkan jika infrastruktur semegah itu saat ini hanya menjadi ‘monumen’ yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Ketua Komisi III yang juga mengacu pada, mengemukakan tiga poin penting terkait Terminal Cipaku:
1. Mendesak instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait alasan terminal tidak diminati atau tidak beroperasi, termasuk pemeriksaan kesalahan perencanaan trayek maupun kurangnya koordinasi antar-instansi.
2. Menekankan pentingnya mencegah penyusutan nilai aset negara dengan segera melakukan revitalisasi fungsi terminal agar anggaran yang telah dikeluarkan tidak sia-sia.
3. Menegaskan bahwa terminal harus berperan sebagai penggerak ekonomi warga sekitar, di mana jika berfungsi dengan baik akan mendorong pertumbuhan UMKM dan perkembangan ekonomi wilayah.
“Prinsip kami, pembangunan tidak boleh hanya sekadar membangun fisik, tapi harus membangun kemaslahatan dan fungsi yang bisa dinikmati langsung oleh masyarakat Majalengka,” pungkas H. Iing Misbahudin.***







