DAIRI – Lelah menunggu perhatian pemerintah selama puluhan tahun, ratusan warga Desa Dolok Tolong, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, memilih “turun tangan”. Secara gotong royong, warga memperbaiki akses utama desa yang selama ini rusak parah.
Dengan modal swadaya sebesar Rp40 juta, warga melakukan pengaspalan lapen dan penambalan lubang. Ketua Panitia, Hendra Sihotang, menyebut aksi ini lahir dari keprihatinan warga terhadap keselamatan anak sekolah dan terhambatnya distribusi hasil pertanian.
“Warga iuran mulai dari Rp30 ribu, bahkan ada yang menyumbang jutaan rupiah hingga material bangunan,” kata Hendra.
Meski berstatus jalan kabupaten, Kepala Desa Hebron Pintubatu menyebut inisiatif mandiri ini harus diambil demi kepentingan mendesak masyarakat, mengingat kondisi jalan yang kian memburuk. Saat ini, perbaikan fokus pada akses penghubung Desa Dolok Tolong dan Tanjung Beringin sepanjang 120 meter. (SN)






