Satu Tahun Kepemimpinan Eman-Dena, Majalengka Langkung Sae Dengan Berbagai Terobosan

0
26

MAJALENGKA,GarisData.com – Setelah satu tahun memimpin Kabupaten Majalengka, pasangan Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhammad Ramdhan menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan visi “Majalengka Langkung Sae”. Periode kepemimpinan ini diwarnai berbagai program dan proyek yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari perekonomian, pelayanan publik, hingga infrastruktur strategis.

Sebelum resmi menjabat pada Maret 2025, Eman-Dena telah merancang sejumlah program inovatif dalam rangkaian 100 hari kerja mereka. Salah satunya adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) Majalengka yang diresmikan pada Desember 2024. Awalnya menyediakan 47 layanan dari 14 OPD, kini MPP telah berkembang menjadi pusat layanan yang terintegrasi dengan 68 layanan dari 21 instansi, termasuk BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Kejaksaan Negeri, yang memberikan kemudahan akses administrasi bagi masyarakat.

Dalam sektor ekonomi, pemerintah daerah melalui program Gerakan Start Up Inovatif dan Kompetitif (GASIK) memberikan suntikan modal sebesar Rp10 juta kepada 25 UMKM terbaik pada Mei 2025. Selain pendanaan, para pelaku usaha juga mendapatkan pendampingan dan akses ke jaringan bisnis guna meningkatkan daya saing dan membuka peluang memasuki pasar global. Dukungan terhadap UMKM ini selaras dengan upaya meningkatkan kemandirian ekonomi daerah, yang juga tercermin dari proyeksi pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar 2,17 persen menjadi Rp670,459 miliar.

Di bidang infrastruktur strategis, Bupati Eman terus mendorong percepatan pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Ia berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar anggaran pengembangan kawasan penunjang bandara segera direalisasikan, karena BIJB tidak hanya menjadi pusat transportasi tetapi juga diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan UMKM dan pelatihan tenaga kerja lokal. Selain itu, bandara ini juga dioptimalkan untuk melayani keberangkatan jemaah haji dan umrah, yang diharapkan dapat mempermudah masyarakat sekitar dan membuka potensi ekonomi daerah.

Dalam upaya mewujudkan tata kelola yang bersih dan transparan, pemerintah daerah juga aktif mendukung kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Majalengka pada Desember 2025. Bupati Eman menegaskan bahwa budaya anti korupsi harus diinternalisasi oleh seluruh aparatur agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan bebas dari penyimpangan.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga turut mendukung program kesehatan seperti gerakan aksi bergizi berkelanjutan untuk mencegah stunting dan penyelenggaraan imunisasi lengkap bagi anak-anak, yang menjadi bagian dari upaya membangun generasi sehat di Majalengka. Selain itu, rumah singgah juga telah diresmikan sebagai solusi untuk mengatasi kerawanan sosial di daerah.

Program yang Telah Dilaksanakan Selama Satu Tahun Kepemimpinan Eman-Dena sala satunya adalah:

1. Pelayanan Publik: Resmikan dan perluas layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Majalengka, dari 47 menjadi 68 layanan dengan melibatkan 21 instansi.

2. Perekonomian:

– Laksanakan program GASIK, berikan bantuan modal Rp10 juta kepada 25 UMKM terbaik beserta pendampingan bisnis.

– Proyeksikan pertumbuhan PAD tahun 2026 sebesar 2,17 persen menjadi Rp670,459 miliar.

3. Infrastruktur:

– Dorong percepatan pengembangan BIJB Kertajati dan optimalisasi penggunaannya untuk keberangkatan haji/umrah serta pengembangan ekosistem ekonomi sekitarnya.

4. Tata Kelola Pemerintahan: Dukung sosialisasi pencegahan korupsi untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

5. Kesehatan: Galakkan program aksi bergizi berkelanjutan untuk cegah stunting dan imunisasi lengkap bagi anak-anak.

6. Sosial: Resmikan rumah singgah sebagai solusi atasi kerawanan sosial.***

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini