MAJALENGKA,GarisData.com — Prof. Jaka Sulaksana, S.P., M.Si., Ph.D resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar, menandai pencapaian akademik tertinggi dalam dunia pendidikan tinggi. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan tujuan akhir, melainkan titik awal untuk memperluas kontribusi dan pengabdian bagi Universitas Majalengka.

“Capaian guru besar ini bukan sesuatu yang harus dibayangkan sebagai puncak akhir. Justru ini harus menjadi titik pengambilan tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Prof. Jaka.

Ia berharap, dengan amanah sebagai guru besar, pengalamannya dalam bidang akademik dan pengabdian masyarakat dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas institusi. “Mudah-mudahan institusi ini bisa semakin berkualitas dengan adanya saya sebagai guru besar. Rumah besar kita adalah universitas, dan tentu saya diharapkan dapat memberikan pengabdian yang lebih luas,” katanya.

Prof. Jaka juga menyampaikan bahwa tantangan pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian, sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Majalengka yang memiliki basis pertanian yang kuat. “Pertanian di Majalengka ini dominan. Tantangan yang disampaikan oleh Pak Bupati tadi sangat menarik dan relevan. Artinya, pengabdian saya tidak berhenti sampai di sini, karena tantangan ke depan masih besar,” jelasnya.

Dalam bidang keilmuan, fokus keahliannya berada pada sosial ekonomi pertanian, yang mencakup kajian kebijakan pertanian, manajemen agribisnis, hingga pengembangan sistem pertanian berkelanjutan. “Di pertanian itu ada berbagai cabang, seperti manajemen agribisnis dan penyuluhan. Khusus sosial ekonomi pertanian, lingkupnya memang banyak berkaitan dengan kebijakan,” ungkapnya.

Menanggapi pernyataan bahwa bidang keahliannya tergolong langka di Jawa Barat, Prof. Jaka menyebut bahwa meskipun belum tentu satu-satunya, keahlian tersebut masih relatif jarang dan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan pertanian berbasis kebijakan.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan pesan kepada para dosen, khususnya dosen muda di Universitas Majalengka, agar terus mengembangkan jejaring akademik dan tidak ragu menargetkan jenjang tertinggi dalam karier akademik. “Saya mencapai ini juga melalui jaringan dan kerja akademik yang panjang. Dosen-dosen muda pasti bisa menyusul,” pungkasnya.

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini