... ...
Senin, Februari 2, 2026
Form Iklan
BerandaBeritaPria Muda Ditemukan Tak Bernyawa di Kontrakan, Polisi Turun Lakukan Penyelidikan
CSS Marquee Effect Example

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BERITA GARISDATA.COM IKUTI KAMI UNTUK MENGETAHUI PERKEMBANGAN BERITA DAERAH ANDA

Form Iklan

Pria Muda Ditemukan Tak Bernyawa di Kontrakan, Polisi Turun Lakukan Penyelidikan

MADINA | Garisdata.com –
Warga Simpang Telkom Lintas Timur, Desa Sigalapang Julu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumah kontrakannya, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Korban diketahui bernama Ahmad Rinaldi (23), seorang wiraswasta, warga Gang Sinagosi, Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar kontrakan yang selama ini ditempatinya.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang pulang ke rumah kontrakan korban dan berupaya membangunkannya. Namun korban tidak berada di kamar. Saat saksi menyalakan lampu di salah satu ruangan, ia mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polsek Panyabungan segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) serta olah TKP dengan bantuan Unit Identifikasi Polres Mandailing Natal.
Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Madina AKP Megawati, membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Panyabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis,” ujar AKP Megawati.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Panyabungan untuk dilakukan pemeriksaan medis (visum).
“Penyebab pasti meninggalnya korban belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit,” tambahnya.
AKP Megawati juga menjelaskan bahwa pihak keluarga korban telah menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Meski demikian, proses penanganan perkara tetap dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Setelah proses pemeriksaan medis selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.
(Tim/HPL)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

spot_img
spot_img
Example

PASANGKAN IKLAN ANDA

Hubungi Kami

spot_img
spot_img

Most Popular

error: Content is protected !!