KARAWANG,GarisData.com – 7 Januari 2026 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026, dalam rangka kunjungan kerja. Kepala Negara mendarat di Helipad Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB), Dusun Sukajadi, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang.

Kedatangan Presiden Prabowo disambut diantaranya oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap. Selain jajaran pemerintah, masyarakat sekitar juga tampak antusias menyambut kehadiran Presiden Prabowo.

Sepanjang perjalanan menuju lokasi acara di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, ribuan warga terlihat memadati sisi jalan untuk menyaksikan langsung kedatangan Presiden Prabowo. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo menyapa warga dengan ramah, melambaikan tangan, dan beberapa kali menghentikan kendaraan untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat.

Salah seorang warga, Lilis, mengaku sengaja datang sejak pagi untuk melihat langsung Presiden Prabowo. Ia pun sangat senang ketika bisa melihat langsung Presiden Prabowo. “Senang, senang banget” ujarnya dengan penuh antusias.

Di Desa Kertamukti, Presiden Prabowo menghadiri acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025. Kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan sektor pangan nasional. Di panggung yang dihiasi dengan latar belakang gambar lahan pertanian dan tulisan acara, Presiden Prabowo bersama beberapa perwakilan petani serta pejabat terkait memegang alat pertanian tradisional sebagai simbol penghormatan terhadap kontribusi para pelaku pertanian.

Di depan panggung juga dipajang berbagai produk pendukung pertanian, antara lain kemasan pupuk Petroganik, Pupuk NPK, Honsi, dan Urea dari PT Pupuk Indonesia, yang menjadi bukti dukungan industri dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Beberapa ikal tanaman pangan seperti jerami juga dipajang sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil kerja keras petani.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, petani, pelaku usaha, serta dukungan masyarakat luas. “Swasembada pangan bukan hanya target angka, melainkan fondasi yang kokoh untuk ketahanan nasional, kedaulatan negara, dan kesejahteraan rakyat seluruh Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Sebagaimana diketahui, swasembada pangan merupakan agenda prioritas nasional yang secara konsisten ditekankan Presiden Prabowo. Berkat upaya yang terus-menerus dilakukan, Indonesia pada akhir tahun 2025 berhasil mencapai kondisi swasembada pangan sesuai target nasional, dengan peningkatan signifikan dalam produktivitas komoditas pangan utama seperti beras, jagung, dan kedelai.

Acara ini juga diisi dengan penyerahan bantuan input pertanian kepada kelompok petani lokal serta penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah daerah dengan beberapa perusahaan untuk pengembangan pusat pembibitan dan infrastruktur pertanian modern di Karawang.***

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini