KARO – Personel Polsek Berastagi melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan di kawasan objek wisata Pos Retribusi Simpang Doulu, Kabupaten Karo, pada Jumat (03/04/2026) malam pukul 21.30 WIB. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi adanya praktik pungutan liar (pungli) yang dapat meresahkan wisatawan.
Kegiatan monitoring ini dipimpin langsung oleh Padal IPDA M. Hamzah bersama sejumlah personel. Fokus utama pengamanan adalah mengawasi aktivitas di pos retribusi guna memastikan para pengunjung yang hendak menuju pemandian air panas Doulu tidak menjadi korban pengutipan liar.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, petugas melaporkan bahwa aktivitas dari kedua kelompok pengelola tempat wisata berjalan normal dan tidak ditemukan adanya praktik pungli terhadap pengunjung.
Kapolsek Berastagi, AKP Hendry D.B. Tobing, S.H., menegaskan bahwa monitoring ini adalah bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga kenyamanan sektor pariwisata di wilayah hukumnya.
“Kegiatan monitoring ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Doulu,” ujar AKP Hendry.
Beliau juga memberikan peringatan keras terhadap siapa pun yang mencoba melakukan tindakan melanggar hukum di kawasan tersebut.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk pungutan liar. Apabila masyarakat menemukan adanya praktik tersebut, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya tegas.
Hingga berakhirnya kegiatan pemantauan, situasi di Simpang Doulu dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran pihak kepolisian diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menjamin keamanan para pelancong yang menikmati masa liburan di Berastagi.(SN)






