MAJALENGKA, GarisData.com – Ansor dan Banser Majalengka turut berperan aktif dalam pengamanan hari raya Natal di berbagai gereja di Kabupaten Majalengka. Sebagai Anak Muda Nahdlatul Ulama (NU) yang selalu siap menjadi garda terdepan, kedua organisasi ini menerapkan slogan “NKRI Harga Mati” sebagai komitmen nyata untuk menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama.
Kegiatan Pengamanan Natal (PAM NATARU) ini dilakukan secara bersama dengan TNI dan POLRI, dengan tujuan membuktikan bahwa persatuan menjadi nilai terpenting meskipun berbeda agama, suku, adat istiadat, dan bahasa. Anggota Banser dipersiapkan untuk saling menjaga dan menghormati sesama anak bangsa yang sedang merayakan hari raya.

PAM NATARU di Majalengka merupakan mandat langsung dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Ansor, H. Addin Jauharudin, bersama Kapolri, yang disampaikan pada Apel 10.000 Banser di Gunung Jati Cirebon kemarin. Dalam acara tersebut, Ketum Ansor menitipkan pesan agar anggota Banser mencontoh semangat almarhum Riyanto – seorang anggota Banser yang mengorbankan nyawanya dengan membawa bom keluar dari Gereja Eben Haizer Mojokerto saat Natal 25 tahun yang lalu – untuk menyelamatkan nyawa manusia tanpa memandang agama. Semoga pengorbanannya menjadi semangat bagi semua untuk terus memupuk persatuan di NKRI.
 Sebagai Ketua Ansor Majalengka Iwan irwanto, saya dengan bangga mengumumkan bahwa Ansor dan Banser Majalengka telah mengerahkan seluruh anggotanya untuk terlibat dalam pengamanan hari raya Natal di semua gereja di Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini dilakukan secara sinergis dengan TNI dan POLRI sebagai wujud komitmen kita terhadap slogan “NKRI Harga Mati” – bukan sekadar jargon, melainkan janji yang kita jaga dengan nyawa.
Kita sangat menyadari bahwa saudara-saudara kita dari umat kristiani sedang merayakan hari raya yang berharga. Sebagai sesama anak bangsa, tugas kita adalah saling menjaga dan menghormati, tanpa memandang perbedaan agama, suku, atau latar belakang. Persatuan adalah pondasi kita untuk membangun bangsa yang makmur dan damai.
PAM NATARU ini merupakan mandat dari Ketum Pimpinan Pusat Ansor H. Addin Jauharudin dan Kapolri yang disampaikan di Apel 10.000 Banser di Gunung Jati Cirebon. Kita diingatkan untuk mencontoh semangat keberanian dan pengorbanan almarhum Riyanto, yang dengan keberaniannya menyelamatkan banyak nyawa. Ini adalah gambaran nyata bahwa Banser adalah organisasi yang berjiwa kemanusiaan dan gotong royong.
Saya berharap pengamanan ini dapat membuat saudara-saudara umat kristiani merayakan Natal dengan tenang dan damai. Semoga persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Majalengka dan seluruh NKRI terus terjaga, dan kita semua dapat hidup rukun berdampingan.






