MADINA (Garisdata.com) – Federasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Cabang Mandailing Natal (Madina) bersiap mengukir sejarah dengan menyelenggarakan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) tingkat kabupaten untuk pertama kalinya. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 15-16 April 2026 di Cafe Teduh, Jalan Willem Iskandar, Pidoli Dolok.
Ketua Pengcab Orado Madina, Ali Anhar Harahap, ST, menyatakan bahwa ajang ini merupakan tindak lanjut setelah domino resmi ditetapkan sebagai Cabang Olahraga (Cabor) nasional oleh Menpora Erick Thohir pada Januari 2026 lalu.
“Kejurcab ini adalah langkah awal kami untuk memperkenalkan bahwa domino kini adalah olahraga resmi yang diakui negara. Kami ingin mengubah stigma negatif di masyarakat yang selama ini identik dengan judi, menjadi aktivitas positif yang mengasah konsentrasi dan kecerdasan taktis,” ujar Ali Anhar kepada wartawan, Rabu (8/4).
Selain sebagai ajang sosialisasi, Kejurcab pertama ini bertujuan menjaring atlet-atlet potensial dari Bumi Gordang Sambilan. Pemenang utama dalam turnamen ini nantinya akan didelegasikan untuk mewakili Kabupaten Madina dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) di tingkat provinsi.
Ali menambahkan, kehadiran Orado di Madina juga membawa misi sosial, khususnya bagi generasi muda. Ia berharap olahraga ini bisa menjadi alternatif positif untuk mengalihkan kecanduan gadget, gim daring, hingga bahaya judi online dan narkoba.
“Kami ingin mengajak kaum milenial mengurangi penggunaan gadget yang merugikan. Jika olahraga ini berkembang hingga ke pelosok, anak muda kita punya wadah prestasi yang terstruktur dan profesional,” tambahnya.
Terkait persiapan, Orado Madina telah mengantongi dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Madina serta menjalin komunikasi lintas sektoral demi kelancaran acara.
Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran resmi telah dibuka mulai Rabu, 8 April hingga 14 April 2026. Kompetisi ini diperuntukkan bagi kategori senior (usia 18+) dan terbuka untuk umum dengan total hadiah jutaan rupiah.(Seri)






