MAJALENGKA, GarisData.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka Dr.Agus Suratman menegaskan bahwa keberadaan Bikers “Superhero” Dinkes Majalengka merupakan wadah kebersamaan yang bersifat nonpolitik. Komunitas ini dibangun murni atas dasar kesamaan hobi serta semangat kekeluargaan yang kuat di lingkungan tenaga kesehatan.
Menurutnya, pembentukan dan penguatan chapter Superhero di berbagai wilayah kerja Dinas Kesehatan sama sekali tidak memiliki kaitan dengan kepentingan politik praktis atau kontestasi tertentu. Fokus utama organisasi ini adalah menjadi jembatan silaturahmi yang efektif bagi para pegawai di tengah kesibukan pelayanan kesehatan.
“Superhero ini tidak ada kaitannya dengan politik, seperti yang juga sudah disampaikan oleh Pak Bupati. Ini berangkat dari kesamaan hobi, yaitu hobi bermotor atau naik motor, dan menjadi satu kesatuan untuk saling mengikat kekeluargaan,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media.
Ia menjelaskan, komunitas tersebut menghimpun seluruh elemen di jajaran Dinas Kesehatan, mulai dari unsur pimpinan, staf administratif, hingga para tenaga medis yang bertugas di garda terdepan di Puskesmas. Langkah ini diambil sesuai dengan arahan Bupati Majalengka yang menginginkan adanya sinergi dan solidaritas yang lebih solid di internal pemerintahan.
“Saya ditunjuk oleh Pak Bupati untuk menguatkan kebersamaan ini, bersama rekan-rekan di puskesmas dan jajaran Dinas Kesehatan lainnya,” tambahnya.
Saat ini, kekuatan personel di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka mencapai sekitar 2.300 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 900 orang telah resmi bergabung dalam komunitas Superhero Dinkes. Meski baru mencakup sebagian pegawai, komunitas ini menunjukkan pertumbuhan yang pesat dan sangat aktif dalam menjalankan agenda-agenda positif.
Lebih dari sekadar kumpul-kumpul pecinta otomotif, fokus utama kegiatan Superhero Dinkes mencakup aspek sosial, kemasyarakatan, hingga keagamaan. Hal ini dibuktikan dalam aksi nyata terbaru mereka, di mana komunitas ini menyalurkan santunan kepada empat anak yatim dan bantuan sembako bagi 20 lansia.

Kepedulian komunitas ini juga menyasar ke dalam internal organisasi. Para anggota secara kolektif memberikan bantuan kepada rekan sejawat atau karyawan Dinas Kesehatan yang tergolong kurang mampu.
“Kami juga memberikan bantuan untuk program perbaikan rumah bagi karyawan Dinas Kesehatan yang tidak mampu. Mereka kami bantu secara swadaya agar bisa memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan sehat,” ungkap Kadinkes.
Secara teknis, bantuan perbaikan rumah tersebut diberikan dengan nilai kisaran Rp10 juta per penerima. Sementara untuk program-program bantuan sosial terpadu lainnya, total dana yang disalurkan bisa mencapai angka Rp20 juta dalam sekali kegiatan.
Melalui gerakan ini, ia berharap komunitas Bikers Superhero Chapter Dinkes Majalengka terus konsisten bertransformasi. Tidak hanya menjadi ajang penyaluran hobi berkendara, tetapi menjadi motor penggerak aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas sekaligus memupuk jiwa kedermawanan di kalangan tenaga kesehatan.***






