MAJALENGKA,GarisData.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX, H. Ateng Sutisna, melakukan kunjungan Dapil ke Desa Cisetu, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka pada hari Sabtu,(31/01/2026) Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka menjalankan tugas kedewanan sekaligus memperingati Hari Desa yang jatuh setiap tanggal 15 Januari.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan DPD PKS Kabupaten Majalengka, di antaranya Ketua DPD Deden Hardian Narayanto, Sekretaris Abid Ubaidillah, dan Bendahara Dhora Dorajatin,Camat Rajagaluh,Kepala desa Cisetu.
Dalam kegiatan Kunjungan dapil dan peringatan Hari desa tersebut ada beberapa kegiatan seperti dimulai dari sholat subuh berjamaah di lanjutkan Pengobatan gratis,Pasar murah,serta senam sehat bersama masyarakat desa cisetu ada juga mobile pelayanan PBB dari Bapenda majalengka.
Dalam Keterangannya H. Ateng Sutisna menegaskan bahwa desa merupakan pilar utama kemajuan bangsa. “Momentum Hari Desa ini menjadi pengingat bahwa desa adalah ujung tombak pembangunan negara. Saat ini, pemerintah pusat tengah serius memperkuat peran desa sebagai basis pembangunan nasional,” ujarnya.
Terkait kebijakan anggaran, H. Ateng menjelaskan bahwa meski terdapat penyesuaian pengelolaan dana, pemerintah pusat tetap berkomitmen mendukung desa melalui penguatan kelembagaan ekonomi, salah satunya lewat pembentukan Koperasi Merah Putih.
“Koperasi Merah Putih dirancang menjadi sokoguru perekonomian desa. Lembaga ini diharapkan mampu mengelola seluruh potensi lokal mulai dari hasil pertanian, perikanan, kerajinan, hingga sumber daya manusia untuk dipasarkan secara luas guna meningkatkan kesejahteraan warga,” jelas H. Ateng.
Ia juga memberikan motivasi dengan mencontohkan beberapa desa di Jawa Barat yang telah sukses mandiri. Meski berada di lokasi terpencil, desa-desa tersebut mampu meraih Pendapatan Asli Desa (PAD) yang melampaui nilai Dana Desa berkat pengelolaan koperasi yang profesional.
Oleh karena itu, H. Ateng mengimbau pemerintah desa dan masyarakat untuk proaktif membentuk wadah kelembagaan dan intens berkoordinasi dengan pihak kecamatan maupun dinas terkait agar program-program pusat dapat terserap optimal.
Selain menyerap aspirasi di sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan, H. Ateng Sutisna juga menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan. Ia menyerahkan bantuan alat pengolahan sampah sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah tersebut.
“Kita harus bergerak sebelum bencana terjadi. Pengelolaan sampah yang terintegrasi adalah langkah nyata dalam pencegahan bencana lingkungan,” pungkasnya.***







