MAJALENGKA,GarisData.com – Pengembang properti Metland Kertajati telah resmi meresmikan Kantor Marketing Gallerynya yang berlokasi di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Majalengka sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kawasan terpadu di wilayah tersebut.

Dodo Eldi Utomo Selaku General Manager Metland Ketajati menyampaikan bahwa keberadaan Marketing Gallery tidak sekadar bangunan fisik, melainkan wujud komitmen dan representasi arah pengembangan kawasan ke depan. “Marketing Gallery ini adalah pintu gerbang awal bagi Metland Ketajati untuk terus berkembang. Harapannya, kehadiran kami dapat turut mendorong kemajuan Majalengka, khususnya wilayah Kertajati,” ujar Dodo

Rangkaian kegiatan peresmian diawali dengan gunting pita, penandatanganan prasasti, dan peresmian resmi oleh Bupati Majalengka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Festival Kicau Burung Soramanuk yang menggandeng komunitas dari Majalengka dan sekitarnya. Acara tersebut digelar sebagai bagian dari upaya memperkenalkan Metland Kertajati kepada masyarakat luas, dengan Bupati Majalengka secara simbolis membuka rangkaian acara yang kemudian ditutup dengan kegiatan ramah tamah bersama tamu undangan.

Marketing Gallery berfungsi sebagai pusat informasi pengembangan kawasan seluas kurang lebih 300 hektare, yang terbagi dalam berbagai zona hunian dan komersial. Di dalam area tersebut juga tersedia coffee shop “Di Ubud” cabang ketujuh milik Metland dihadirkan sebagai fasilitas pendukung, sehingga pengunjung dapat melihat konsep kawasan dan hunian impian sambil menikmati sajian makanan dan minuman.

Terkait progres pembangunan, Metland Kertajati mencatat perkembangan yang cukup signifikan. Pada klaster perdana Sapatera seluas sekitar 4 hektare, tingkat penjualan telah mencapai 70–80 persen. Sementara itu, area komersial Ruko Dharmawangsa yang terdiri dari dua blok juga telah terjual habis. Saat ini, pengembang tengah memasarkan klaster premium Tanah Sultan yang ditujukan bagi segmen pasar atas dengan kisaran harga Rp2 miliar hingga Rp4 miliar. Ke depan, direncanakan akan menghadirkan berbagai produk properti inovatif sebagai pilihan investasi dan hunian bagi masyarakat.

Untuk total unit hunian, Metland Kertajati menargetkan sekitar 250 unit, dengan sekitar 40 unit telah diserahterimakan kepada konsumen. Saat ini, sebanyak 150 unit telah selesai dibangun dan siap untuk proses serah terima bertahap. Pasar utama kawasan didominasi konsumen dari wilayah Ciayumajakuning (Cirebon,Indramayu,Majalengka,Kuningan) Dan dari wilayah luar Jawa barat .

Menanggapi program pembangunan rumah oleh pemerintah, Metland Kertajati menegaskan bahwa fokus pengembangannya berada pada segmen perumahan komersial, bukan rumah subsidi. “Kami tidak bermain di segmen subsidi. Peran kami adalah menyuplai kebutuhan pasar rumah komersial bagi masyarakat dan investor yang membutuhkan hunian dengan nilai tambah,”Ungkap Dodo***

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini