MAJALENGKA, GarisData.com – Mahasiswa Politeknik SCI melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penguatan Ikan Air Tawar Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Kumbung” pada tanggal 23 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Desa Kumbung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung sektor perikanan, khususnya pembibitan ikan nila dan mas.

Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat dalam mengelola budidaya ikan secara produktif dan bernilai ekonomi tinggi. Wilayah Majalengka memiliki potensi besar di sektor perikanan air tawar, dengan ikan nila dan mas menjadi pilihan utama karena permintaan pasarnya stabil dan berkelanjutan.

Bawah bimbingan dosen dan dipimpin oleh Ketua Tim Syahrul Barzanji, anggota tim dari Program Studi Pengelolaan Perikanan dan Ekowisata Maritim (PPEM) serta Bisnis Digital melakukan kunjungan lapangan ke peternakan ikan milik Bapak Adhar yang berada di bawah naungan PT Chandra Putra Gumilang. Kegiatan meliputi pendampingan tahap budidaya mulai dari pembibitan, pengelolaan kolam, pemberian pakan, hingga pemeliharaan kualitas air.

Dalam praktiknya, pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari dengan takaran berbeda berdasarkan ukuran ikan: 1 kilogram per hari untuk ikan 0,3 ons dan sekitar 5 kilogram per hari untuk ikan 0,5 ons. Sebelum dipasarkan, ikan yang mencapai ukuran panen melalui proses penyortiran berdasarkan ukuran dan kualitas. Harga ikan di pasaran saat ini berkisar Rp23.000 hingga Rp25.000 per kilogram, dengan kualitas terbaik dapat mencapai Rp26.000 per kilogram.

Perawatan kualitas air menjadi hal penting, baik dengan sistem air mengalir maupun inovasi sistem bioflok yang sudah diterapkan oleh beberapa mitra. Dalam sistem kemitraan yang diterapkan, masyarakat menyediakan kolam dan memberikan pakan setiap hari, sedangkan perusahaan membantu proses pemasaran hasil panen. Benih ikan didatangkan dari daerah Subang-Bandung Barat dengan pusat di kawasan Jatigede.

Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan ini karena memberikan manfaat langsung dari sisi pengetahuan, keterampilan teknis, dan peluang kerja sama jangka panjang. Ke depan, kegiatan PKM diharapkan dapat terus berlanjut melalui pendampingan berkelanjutan dan pengembangan inovasi budidaya berbasis potensi lokal, dengan harapan menciptakan ekosistem perikanan yang kuat, mandiri, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.***

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini