MAJALENGKA,GarisData.com — Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka, Fajar Sidiq, menyampaikan hasil catatan dari kunjungan kerja ke beberapa sekolah dasar, di antaranya SD Salawana. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mengawasi pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan.
Menurut Fajar, pihaknya mendapati dugaan pekerjaan yang tidak dilaksanakan secara optimal di SD Salawana. Ia menilai kualitas pekerjaan terkesan asal-asalan dan membutuhkan perhatian serius.
“Kami menduga pekerjaannya tidak dikerjakan secara maksimal. Kami berharap pihak ketiga bertanggung jawab, karena sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU),” ujarnya.
Sementara itu, sekolah-sekolah lain yang menerima bantuan melalui skema swakelola dari pemerintah pusat menunjukkan hasil yang relatif lebih baik. Meski demikian, masih terdapat beberapa bagian yang perlu diperbaiki.
“Kami melihat hasil pekerjaan di sekolah yang menggunakan dana swakelola relatif cukup bagus, meskipun ada beberapa bagian yang harus diperbaiki,” jelasnya.
Fajar menambahkan, Komisi IV ingin memastikan bahwa pembangunan dan rehabilitasi yang telah dilaksanakan sejak tahun-tahun sebelumnya memberikan manfaat nyata bagi sekolah.
“Kami ingin memastikan pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan di tahun-tahun sebelumnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sekolah-sekolah,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan yang telah dilakukan sebagai dasar perencanaan pembangunan ke depan. Menurutnya, Dinas Pendidikan perlu melakukan evaluasi agar kualitas pembangunan pada tahun berikutnya dapat ditingkatkan.
“Sekolah-sekolah yang menjadi prioritas pembangunan ke depan harus dievaluasi dari hasil pekerjaan sebelumnya. Perencanaan harus lebih matang agar pelaksanaan pembangunan berjalan lebih baik,” katanya.
Komisi IV DPRD Majalengka akan membahas langkah lanjutan melalui forum internal, termasuk pendataan sekolah-sekolah mulai dari PAUD, SD, hingga SMP yang telah dan akan mendapatkan pembangunan maupun rehabilitasi.
“Kami akan mendiskusikan di Komisi IV langkah selanjutnya, mengevaluasi pekerjaan yang sudah dilakukan, serta mendata sekolah-sekolah yang terkait,” pungkasnya.







