Ketua PKK dan Bupati Majalengka Sinergi Dorong Olahan Ikan Lele Jadi Produk Unggulan UMKM Daerah

0
16

MAJALENGKA, GarisData.com – Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 sekaligus mendorong peningkatan kualitas konsumsi pangan bergizi bagi keluarga. Adapun peserta TP PKK Kecamatan dengan dukungan dari DKP3 Kabupaten Majalengka.

Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah, mengatakan lomba ini merupakan bagian dari upaya nyata PKK dalam mengkampanyekan Gemar Makan Ikan di tengah masyarakat. Menurutnya, ikan lele dipilih karena mudah dibudidayakan, terjangkau, serta memiliki nilai gizi tinggi.

“Melalui lomba ini, kami ingin mendorong kreativitas kader PKK dalam mengolah ikan lele menjadi menu yang sehat, lezat, dan bernilai ekonomi. Harapannya, dapat diterapkan di keluarga dan menjadi peluang usaha,” ujar Hj. Iim Maemunah.

Menurut istri Bupati Majalengka ini berbagai macam variasi olahan dari bahan ikan lele. Ini menunjukkan bahwa ikan lele tidak hanya dikonsumsi secara sederhana, tetapi bisa diolah menjadi berbagai produk makanan yang menarik dan bernilai ekonomi.

Konsumsi ikan sangat bermanfaat bagi kesehatan dan peningkatan gizi, karena ikan merupakan sumber protein dan nutrisi penting bagi tubuh, selain itu program ini sebagai salah satu penurunan stunting.

” Untuk itu edukasi gemar makan ikan harus dimulai sejak dini, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, hingga anak-anak, agar terbentuk kebiasaan hidup sehat sejak awal,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Majalengka melihat potensi besar dalam lomba menu olahan ikan lele yang digelar sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat. Inovasi kuliner ini dinilai mampu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi lokal yang menjanjikan, khususnya bagi kader PKK dan pelaku UMKM.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati usai meninjau langsung berbagai kreasi peserta. Ia mengaku kagum dengan kreativitas para peserta yang mampu menyulap ikan lele menjadi beragam hidangan, mulai dari makanan pembuka hingga makanan penutup yang unik.

“Ternyata di tangan ibu-ibu, ikan lele bisa diolah menjadi berbagai variasi. Tadi bahkan ada yang dibuat seperti cendol dengan tekstur yang lembut dan rasa yang enak. Ini inovasi yang luar biasa,” ujar Bupati.

Menurutnya, kreativitas ini tidak boleh berhenti di ajang lomba saja, melainkan harus dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi yang berkelanjutan. Ia mendorong agar hasil olahan tersebut mulai ditawarkan ke sektor perhotelan maupun pelaku UMKM lainnya sebagai produk unggulan daerah.

Produk Juara Akan Masuk Agenda Pemerintah

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati berkomitmen untuk membina dan mempromosikan hasil olahan yang berhasil meraih juara. Pemerintah daerah berencana memasukkan menu-menu kreatif tersebut ke dalam daftar hidangan resmi pada kegiatan-kegiatan kedinasan.

“Minimal untuk yang juara, kita bina dan dorong agar kreasinya bisa digunakan dalam agenda-agenda resmi pemerintah daerah,” tegasnya.

Ikan lele dipilih sebagai fokus karena bahan bakunya melimpah, harga terjangkau, dan sangat digemari masyarakat, sehingga memiliki peluang pasar yang luas tanpa memberatkan konsumen.***

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini