Garisdata.com | Pakpak Bharat,Sumatera Utara – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pemerintah melalui Bulog menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat di Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Salak, Desa Boangmanalu, Senin (9/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Serda Julianto Manik turut hadir dan mendampingi jalannya penyaluran bantuan agar berjalan tertib dan tepat sasaran.
Kegiatan ini dihadiri Camat Salak Herlita Banurea, perwakilan Bulog Mutiara, perangkat Desa Boangmanalu, perangkat Desa Salak I, perangkat Desa Salak II, perangkat Desa PB Boang, serta ratusan warga penerima bantuan. Sebelum pembagian dilakukan, petugas terlebih dahulu melakukan pengecekan data penerima bantuan pangan dari Bulog Kabanjahe guna memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Adapun jumlah penerima bantuan pangan tersebut meliputi 226 kepala keluarga (KK) dari Desa Boangmanalu, 150 KK dari Desa PB Boang, 178 KK dari Desa Salak I, serta 132 KK dari Desa Salak II. Setiap keluarga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Babinsa Koramil 07/Salak Serda Julianto Manik mengatakan, kehadiran TNI melalui Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan kepada masyarakat sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar. Ia berharap bantuan pangan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Terpisah, Danramil 07/Salak Kapten Inf A.F. Sagala menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat. Menurutnya, ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau sangat penting, khususnya bagi keluarga prasejahtera. “Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan Bulog, kami berharap bantuan pangan ini dapat menjaga stabilitas ekonomi masyarakat serta menekan inflasi pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri,” ujarnya.
(SN)






