
Garisdata.com | Mandailing Natal– Ikatan Pemuda Mandailing (IPM) mendesak Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal (Madina) untuk lebih terbuka mengenai hasil penindakan narkoba di wilayah hukumnya. Desakan ini mencuat menyusul informasi penangkapan puluhan bal ganja di Kecamatan Siabu pada Sabtu (7/2/2026) lalu yang hingga kini dinilai minim informasi.
Ketua IPM, Tan Gozali Nasution, memberikan apresiasi atas langkah kepolisian yang berhasil mengamankan 22 bal ganja kering tersebut. Namun, ia menyayangkan belum adanya keterangan resmi mengenai perkembangan kasus, terutama terkait identitas pemilik barang haram yang belum tertangkap.
“Kepolisian harus terbuka menyampaikan sejauh mana kasus ini berkembang. Transparansi sangat penting untuk menghindari spekulasi atau potensi ‘permainan’ hukum yang pernah terjadi di masa lalu,” tegas Tan Gozali dalam keterangannya, Senin (16/2).
Mantan Ketua KNPI Madina ini mengingatkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penanganan kasus narkoba sedang diuji. Ia merujuk pada aksi spontan warga di beberapa titik seperti Sihepeng, Hutapuli, Muara Sipongi, hingga Muara Batang Gadis sebagai bentuk keresahan publik.
“Polisi harus belajar dari pengalaman. Sikap masyarakat Madina saat ini sudah di ambang apatis. Jika tidak ada keterbukaan, jangan disalahkan jika warga kembali bertindak sendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, tokoh penggerak masyarakat adat ini berharap agar siaran pers resmi dari kepolisian tidak sekadar menjadi formalitas pengaturan narasi, tetapi benar-benar mengungkap fakta di lapangan. Ia juga mendorong kepolisian untuk segera meringkus aktor intelektual di balik peredaran tersebut.
“Kami mengapresiasi jurnalis yang aktif mengawal kasus ini. Kami masih menaruh keyakinan pada komitmen Kapolres Madina yang baru. Untuk itu, segera tangkap para ‘toke’ (bandar) narkoba di wilayah ini,” pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan terjadi di siang hari saat tim Satres Narkoba Polres Madina mencegat satu unit mobil Terios hitam di Kecamatan Siabu. Saksi mata menyebutkan mobil tersebut mengangkut tumpukan bal ganja yang rencananya akan dipindahkan ke sebuah truk Fuso yang tengah parkir.
Meski truk tersebut berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Madina, pengemudi truk dilaporkan berhasil melarikan diri dari sergapan petugas. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Madina belum memberikan keterangan resmi terkait detail kronologi maupun pengejaran para tersangka. ***




