Garisdata.com | Mandailing Natal (Naga Juang) – Semangat syiar Islam membara di Kecamatan Naga Juang saat Desa Banua Simanosor dan Banua Rakyat menggelar peringatan Isra’ wal Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Selasa (20/01/2026). Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momentum penting bagi penguatan pendidikan karakter melalui Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA).

Ketua Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Mandailing Natal (Madina) periode 2025-2030, Muhammad Daud Lubis, hadir langsung membakar semangat para santri dan guru. Dalam sambutannya, Daud memaparkan bahwa saat ini terdapat 313 lembaga MDTA di seluruh Mandailing Natal dengan kekuatan 1.500 guru dan 18.000 siswa.

“Kami memohon doa agar amanah ini dapat kami emban dengan sabar dan ikhlas untuk mendidik generasi Islam, khususnya di Naga Juang. Saat ini, ‘gaji’ terbesar guru MDTA adalah keikhlasan dan kesabaran, apalagi setelah insentif dari Kesra Madina dihapuskan,” ungkap Daud Lubis dengan nada emosional.

Daud juga menyoroti pentingnya peran Kepala Desa dalam menjaga keberlangsungan pendidikan agama. Mengutip Peraturan Desa (Perdes) yang disampaikan Kepala Desa Banua Rakyat mengenai jam malam sekolah, Daud mendorong agar kesejahteraan guru MDTA mendapatkan perhatian serius dalam anggaran desa.

Jika ibu-ibu bisa memberikan saweran bagi penampilan anak-anak, maka tanda tangan Kepala Desa untuk kesejahteraan guru Madrasah adalah ‘virtual gift’ yang sesungguhnya. Tinta tanda tangan itu akan menjadi saksi di alam kubur dan penyelamat di padang Mahsyar bagi pemimpin yang menggunakan jabatannya di jalan Allah,” tegasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Madina Dapil V Zainal Arifin Simbolon, Camat Naga Juang Rahmat Rizki Ramadhan Pulungan, S.Sos, perwakilan KUA Jalambas Nainggolan, S.Pd.I, serta para kepala sekolah dan tokoh adat se-Kecamatan Naga Juang.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan bakat para santri MDTA yang dikoordinir oleh Ketua Panitia, Baringin Sitompul. Mulai dari pembacaan Al-Qur’an oleh santri tahfidz Al-Makun, hadroh, nasyid, tarian Islami, hingga lomba baca kitab adab Melayu. Bintang tamu dari MDTA GUPPI Tambiski dan MDTA Islamiyah Sayur Matua turut menambah semarak suasana.

Kegiatan ini sukses terselenggara berkat kolaborasi solid antara Badan Kenaziran Masjid (BKM), Naposo Nauli Bulung (NNB), pemerintah desa, serta dukungan penuh masyarakat dan pedagang kaki lima yang memadati lokasi acara. Perhelatan ini menjadi bukti bahwa semangat membina akhlak generasi masa depan di Naga Juang tetap menyala meski di tengah keterbatasan.***

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini