
Garisdata.com | Mandailing Natal (Panyabungan) – Mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan religius, Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar shalawatan dan doa bersama di Alun-alun Kota Panyabungan, Rabu malam (31/12/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di berbagai wilayah Sumatera yang saat ini sedang dilanda musibah bencana alam, khususnya banjir. Acara ini merupakan kolaborasi antara DPK Satma AMPI Madina, Marturi Official, dan Angkringan Dalihan Natolu.

Bendahara Satma AMPI Madina, Muhammad Saleh, menegaskan bahwa momentum pergantian tahun sebaiknya dijadikan ajang refleksi dan kepedulian sosial, bukan sekadar euforia semata.
“Kami memilih mengisi malam ini dengan doa bersama sebagai wujud empati agar saudara-saudara kita di Sumatera diberi keselamatan dan kekuatan dalam menghadapi bencana,” ujar Saleh di lokasi acara.
Apresiasi senada datang dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, melalui Plt. Kepala Dinas Kominfo, Rahmad Hidayat Dalimunthe, memuji inisiatif pemuda yang dinilai mampu menjaga nilai religius di tengah masyarakat.
“Melalui doa bersama ini, kita berharap saudara-saudara kita yang terdampak bencana diberi ketabahan. Selain itu, kami berharap generasi muda terus menjadi pelopor kegiatan positif untuk membentengi diri dari pengaruh negatif seperti narkoba,” tegas Rahmad.
Ketua Panitia, Muhammad Saprizal, melaporkan bahwa selain untuk mendoakan korban bencana, acara ini bertujuan mengalihkan aktivitas masyarakat ke hal-hal yang lebih bermanfaat. Ia juga berharap Alun-alun Kota Panyabungan dapat terus difungsikan sebagai ruang kreatif bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa STAIN Madina.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Ketua Rayon AMPI Panyabungan Kota, Deddy Jackson, pengurus Satma AMPI, serta ratusan mahasiswa dan masyarakat yang memadati kawasan Kelurahan Kayu Jati tersebut.





