MAJALENGKA,Garisdata.com – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka, Gugun Sugiana, melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah sekolah dasar di wilayah Kabupaten Majalengka untuk meninjau kondisi sarana dan prasarana pendidikan, khususnya hasil pekerjaan rehabilitasi bangunan sekolah.
Kunjungan tersebut dilakukan dengan didampingi asep fajar selaku kepala seksi (kasi) dan Ety rohaety selaku kepala bidang (kabid) terkait. Beberapa sekolah yang dikunjungi di antaranya SD Cicenang, Batu Ruyuk, SDN Salawana serta Beberapa SD di kabupaten Majalengka yang tengah melakukan Rehab menggunakan dana bantuan dari APBD.
Gugun menjelaskan, di SD Cicenang dan Batu Ruyuk, bantuan rehabilitasi memang belum sepenuhnya terealisasi. Meski demikian, kondisi sekolah masih dinilai cukup layak untuk kegiatan belajar mengajar.
“Untuk SD Cicenang dan Batu Ruyuk memang belum ada bantuan, tapi kondisinya masih lumayan,” ujar Gugun.
Sementara itu, di SDN 2 Salawana, pekerjaan rehabilitasi bangunan sekolah telah dilakukan. Namun, Gugun menilai hasil pengerjaan tersebut masih kurang rapi dan perlu segera diperbaiki.
“Di SDN 2 Salawana sudah ada pengerjaan rehab, tapi kelihatannya kurang rapih. Saya sudah sampaikan langsung ke Pak Kabid asep dan Bu Kasi ety agar ini dibicarakan dengan pihak pemborong atau pihak ketiga,” tegasnya.
Ia menambahkan, saat ini proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan, sehingga pihak ketiga wajib melakukan perbaikan terhadap hasil pekerjaan yang dinilai tidak sesuai standar.
“Ada beberapa contoh, seperti pemasangan kusen aluminium yang tidak rapih. mumpung masih masa pemeliharaan, jadi harus segera diperbaiki,” katanya.
Gugun menegaskan bahwa kualitas pembangunan dan rehabilitasi sekolah tidak boleh dikerjakan asal-asalan karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan siswa serta guru dalam proses belajar mengajar.
“Kesan yang muncul itu kurang bagus. Ke depan, pengerjaan harus lebih baik, jangan hanya mengejar selesai, tapi kualitasnya harus meningkat dan tidak mengulang kesalahan yang sama,” ujarnya.
Terkait kegiatan belajar mengajar, Gugun menyebutkan bahwa saat ini sekolah-sekolah tersebut masih beraktivitas normal, meski sedang dalam masa persiapan penilaian semester. Namun, ia juga mencatat masih adanya kekurangan sarana prasarana, seperti meja dan kursi di SDN 2 Salawana.
Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka berharap hasil monitoring ini menjadi bahan evaluasi bagi dinas terkait dan pihak ketiga agar pelaksanaan rehabilitasi sekolah ke depan dapat berjalan lebih maksimal, berkualitas, dan benar-benar mendukung peningkatan mutu pendidikan di Majalengka.***




