Tulang Bawang – Fakta yang sangat mengejutkan masyarakat dan publik, Sekolah yang tempat menaruhkan harapan demi generasi penerus bangsa, Namun fakta berkata lain, di sekolah SD Negeri 2 Batu Ampar, kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Sangat mengecewakan hingga kepercayaan masyarakat dan publik memudar.
Hasil investigasi tim jurnalis di lapangan, Menemukan banyak kejanggalan oknum kepala yang akrap disapa Gimin salam pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (Bos), Dana bos seharusnya di pakai untuk kepentingan menunjang pendidikan, Malah banyak dugaan yang dipakai untuk kepentingan pribadi,
Seperti pengembangan perpustakaan, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah, pembayaran honor, administrasi kegiatan sekolah, diduga kuat memang sudah dari tahun ketahun menjadi bajakan empuk oknum kepala sekolah SDN 2 Baru Ampar,
Anggaran pertahun sangat fantastis besarnya, Diduga dana tersebut banyak kegiatan fiktif dan mark’up, Laporan realisasi dugaan hanya terbuat rekayasa, seakan-akan pengadaan barang dan Jasa itu nyata, namun sesungguhnya banyak dugaan nota belanja fiktif.
Anggaran dana Bos tahun 2025 jumlah dana yang diterima sekolah tahap 1, Sebesar Rp 62.510.000, yang diduga di rekayasa kan oknum kepala sekolah SDN 2 Batu Ampar, Untuk 9 Item kegiatan seperti
penerimaan Peserta Didik baru, Rp 1.080.000
pengembangan perpustakaan
Rp 9.868.300
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 2.280.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 150.000
administrasi kegiatan sekolah
Rp 3.510.000
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 1.200.000
langganan daya dan jasa
Rp 3.930.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 7.091.700, pembayaran honor, Rp 33.400.000
Tahap 2
Jumlah dana yang diterima sekolah Rp 62.510.000, Jumlah Siswa Penerima
133, yang diduga di rekayasa kan oknum kepala sekolah untuk 8 item kegiatan seperti,
pengembangan perpustakaan
Rp 2.658.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 2.880.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 8.505.000
administrasi kegiatan sekolah
Rp 130.000
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 495.300
langganan daya dan jasa
Rp 2.190.000
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 33.141.700, pembayaran honor Rp 12.510.000
Diminta kepada Dinas Pendidikan kabupaten Tulang Bawang agar bisa meningkatkan pengawasan pengunaan dana operasional sekolah (Bos) Di SD Negeri 2, Batu Ampar, kecamatan Gedung Aji Baru, yang diduga dana bos dipergunakan oknum kepala sekolah semaunya, Tampa mengikuti juknis.
Serta diminta kepada BPK, Perwakilan Provinsi Lampung dan Inspektorat kabupaten Tulang Bawang agar bisa melakukan penyelidikan mendalam dan Audit menyeluruh, Pengunaan anggaran dana Bos selama Oknum Kepala Sekolah Gimin menjabat selaku kepala sekolah SDN 2 Batu Ampar, kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang.
Sampai berita ini diterbitkan oknum Kepala Sekolah SDN 2 Batu Ampar, tidak dapat dikonfirmasi, Berita ini akan diterbitkan secara bergulir, sampai APH melakukan Audit . (Darsani)






