Garisdata.com | MEDAN, Sumatera Utara, – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di sebuah sudut Kota Medan saat puluhan mantan narapidana terorisme (napiter) bersama keluarga mereka duduk satu meja dengan aparatur keamanan dan pemerintah daerah. Di bulan suci Ramadan, momen kebersamaan itu menjadi simbol kuat bahwa jalan perdamaian selalu terbuka.
Sebanyak 72 orang anggota Sobat Damai Sumut, yang merupakan eks napiter di Sumatera Utara beserta istri dan anak-anak mereka, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Satgaswil Sumut Densus 88 Anti Teror Polri bersama Direktorat Intelkam Polda Sumatera Utara serta Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Prospere Cafe, Jalan Taman Setia Budi Indah, Kecamatan Medan Sunggal, dalam suasana sederhana namun penuh makna.
Pertemuan ini tidak sekadar menjadi agenda buka puasa bersama, melainkan juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan komitmen bersama untuk terus menebarkan nilai-nilai perdamaian di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tampak berbaur hangat. Para mantan napiter hadir bersama keluarga mereka, menciptakan suasana kekeluargaan yang terasa kuat sepanjang acara.
Penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini dikemas sebagai momentum untuk mempererat hubungan serta memperkuat semangat kebersamaan antara aparat, pemerintah dan komunitas Sobat Damai Sumut.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan dengan berbagi kebahagiaan bersama mereka yang kini berkomitmen menjalani kehidupan baru yang lebih damai.
Tak hanya itu, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk meneguhkan kembali komitmen Sobat Damai Sumut sebagai agen perdamaian di tengah masyarakat Sumatera Utara.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga para mantan napiter dapat semakin berperan aktif dalam menjaga kondusivitas dan menebarkan pesan persatuan di lingkungan mereka. (SN)




