Garisdata.com | Boyolali – Kasus pembobolan dua gedung Koperasi Desa Merah Putih di kawasan lereng Gunung Merapi, Kabupaten Boyolali, tengah menjadi fokus penyelidikan aparat keamanan. Ironisnya, aksi pencurian ini terjadi sebelum gedung tersebut resmi beroperasi (opening).

Peristiwa ini memicu TNI dan Polri untuk memperketat koordinasi guna memburu pelaku. Dandim Boyolali, Dhanu Anggoro Asmoro, menegaskan bahwa pihaknya telah bersinergi dengan kepolisian untuk mengungkap dalang di balik pembobolan tersebut.

“Lokasi gedung koperasi memang cukup jauh dari permukiman warga. Kondisi sepi inilah yang diduga dimanfaatkan pelaku untuk beraksi tanpa terdeteksi,” ujar Dhanu.

Aksi pencurian diperkirakan terjadi pada dini hari, antara pukul 01.00 hingga 03.00 WIB, saat aktivitas masyarakat minim. Mengingat lokasi koperasi berada di dekat perbatasan, muncul dugaan bahwa pelaku berasal dari luar wilayah Boyolali.

Dalam aksinya, pelaku masuk dengan cara merusak tembok bangunan. Sejumlah kabel jaringan listrik di dalam gedung dilaporkan raib digondol pencuri. Motif sementara diduga terkait desakan ekonomi menjelang hari raya.

Sebagai langkah antisipasi, aparat keamanan akan meningkatkan patroli di titik-titik rawan dengan melibatkan perangkat desa serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) demi menjaga kondusivitas wilayah. (SN)

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini