Garisdata.com l Medan, Sumut — Angin perubahan kian terasa di Sumatera Utara. Andar Amin Harahap resmi terpilih secara aklamasi sebagai pengurus inti Partai Golkar tingkat Provinsi Sumatera Utara, menandai menguatnya kehendak kader daerah agar arah politik Sumut ditentukan oleh putra-putri daerah sendiri, bukan terus dikendalikan dari pusat.
Terpilihnya Andar Amin Harahap secara aklamasi dinilai sebagai simbol perlawanan elegan terhadap pola lama, di mana kebijakan dan kepemimpinan daerah kerap “diutak-atik” demi kepentingan elit pusat. Kali ini, suara kader bulat: Sumut harus berubah.
Perubahan itu bukan hanya pada tataran partai, tetapi juga menyentuh tiga pilar utama demokrasi—legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Figur-figur yang memahami denyut kebutuhan rakyat Sumatera Utara diyakini lebih layak memimpin dan mengambil keputusan strategis bagi daerah.
“Orang Sumut yang tahu kebutuhan rakyat Sumut. Bukan mereka yang melihat Sumut dari balik meja pusat,” menjadi suara yang mengemuka di kalangan kader Golkar dan simpatisan.
Selama bertahun-tahun, campur tangan pusat dinilai kerap menghambat kemandirian daerah, bahkan tak jarang menimbulkan konflik kepentingan yang menjauh dari semangat otonomi.
Padahal, selama daerah berjalan sesuai peraturan perundang-undangan, tak ada alasan bagi pusat untuk terus mencampuri urusan internal daerah.
Terpilihnya Andar Amin Harahap diharapkan menjadi titik balik, tidak hanya bagi Golkar Sumut, tetapi juga bagi wajah kepemimpinan Sumatera Utara ke depan—lebih mandiri, berdaulat, dan berpihak pada rakyat.
Kini pesan dari Sumut terdengar jelas: beri ruang daerah untuk tumbuh, berkembang, dan menentukan arah sendiri—tanpa intervensi kepentingan pusat.
Sementara itu H. Syahrir Nasution juga menambahkan terkait urusan Rektor USU sampai detik ini masih tanda tanya besar bagi rakyat Sumut.
“Orang tidak memiliki kapasitasnya dalam bidang AKADEMIK turut “ INTERVENSI “ dibidang Akademik demi menjadikan Laboratorium Politik Kekuasaan segelintir kelompok hegemoni dan Dinasti Dinastinya tutup Syahrir Nasution.
(MSN)





