MAJALENGKA,GarisData.com – Pengelola Situ Cipanten sekaligus BUMDes Gunung Kuning melaksanakan kegiatan penebaran ikan koi di kawasan wisata Situ Cipanten, Desa Gunung Kuning kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka. Sebanyak 2.000 ekor ikan koi yang ditebar merupakan hasil hibah dari Bos Koi Hartono Sukwanto bersama Irfan Hakim dan Audrey The Jugle.

Pengelola Situ Cipanten sekaligus Direktur Utama BUMDes Gunung Kuning, Yosep Hendrawan,menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, mulai dari masyarakat, Pemerintah Kabupaten Majalengka yang dipimpin Bupati H. Eman Suherman hingga Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka yang membantu dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Pelaksanaan penebaran berjalan lancar dan jumlah ikan sesuai dengan yang diberikan,” ujar Yosep.

Menurutnya, hibah ikan koi tersebut berawal dari promosi Situ Cipanten di media sosial yang ditemukan oleh tim Bos Koi Hartono. Awalnya dianggap candaan, namun setelah enam kali survei, Situ Cipanten akhirnya dipilih sebagai destinasi penerima hibah.

Dukungan tersebut tidak terlepas dari dampak positif pengelolaan wisata Situ Cipanten yang telah membuka lapangan pekerjaan, menciptakan peluang usaha, dan memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Desa (PADes). Pada tahun 2025, PADes yang disetorkan mencapai sekitar Rp636 juta dari total pendapatan bruto wisata Rp2,8 miliar. PADes tersebut digunakan untuk kegiatan sosial, antara lain pembangunan sarana air bersih yang mengaliri sekitar 780 rumah.

Ke depan, BUMDes Gunung Kuning berencana mengembangkan usaha di bidang koi dengan menjadikan Desa Gunung Kuning sebagai sentra budaya dan budidaya koi bekerja sama dengan Hartono Sukwanto. “Pak Kepala Desa menerima tantangan tersebut karena desa memiliki kolam yang memadai,” jelas Yosep.

Kegiatan penebaran ikan koi mendapat perhatian luas setelah dihadiri oleh publik figur Irfan Hakim dan Audrey The Jugle serta diliput oleh berbagai media lokal hingga nasional. Hal ini berdampak signifikan terhadap kunjungan wisata, di mana jumlah pengunjung pada hari kegiatan diperkirakan mencapai 4.000 hingga 5.000 orang. “Ini menunjukkan bahwa Situ Cipanten semakin dikenal luas dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa,” pungkas Yosep.***

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini